Menurut Penelitian, Kerutan di Dahi Bisa Jadi Sinyal Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 30/09/2018 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Seiring bertambahnya usia, kulit akan mulai mengendur dan memunculkan banyak keriput. Keriput ini lebih mudah diamati di bagian pipi, tangan, dan dahi. Timbulnya keriput di dahi memang cukup mengganggu penampilan, karena membuat wajah Anda jadi tampak menua. Namun, penelitian terbaru menemukan bahwa kerutan di dahi ternyata juga bisa menjadi tanda penyakit jantung. Simak informasinya di bawah ini, yuk.

Apa kata penelitian soal kerutan di dahi?

kerutan di dahi

Kerutan di dahi ternyata tidak hanya sekadar menjadi tanda penuaan pada kulit, tapi juga menandakan bahwa Anda berisiko terkena penyakit jantung. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang terbitkan pada European Society of Cardiology baru-baru ini, seperti dikutip dari Live Science.

Para ahli meneliti sekitar 3.200 orang dewasa dengan berbagai usia, yaitu usia 32 tahun, 42 tahun, 52 tahun, dan 62 tahun. Seluruh peserta dinyatakan sehat alias tidak terkena penyakit tertentu.

Penelitian ini dilakukan cukup lama, yaitu sekitar 20 tahun untuk mengamati kedalaman kerutan di dahi peserta dengan risiko penyakit jantung. Para ahli menggunakan skor 0 yang berarti tidak ada kerutan sama sekali, sementara skor 3 berarti banyak kerutan yang dalam pada dahi peserta.

Selama waktu tersebut, sebanyak 233 peserta meninggal karena berbagai penyebab. Sementara sisanya, para ahli menemukan bahwa sebanyak 15,2 persen peserta memiliki skor 2 sampai 3 pada kerutan, 6,6 persen memiliki skor 1, dan 2,1 persen tidak memiliki kerutan sama sekali.

Yolande Esquirol, salah satu peneliti yang juga merupakan dosen kesehatan kerja di Centre Hospitalier Universitaire de Toulouse di Perancis, mengungkapkan bahwa peserta dengan skor 2 dan 3 berisiko 10 kali lebih tinggi mengalami kematian akibat penyakit jantung ketimbang peserta dengan skor 1 pada kerutan di dahi. Yolande juga menemukan bahwa semakin tinggi skor kerutan di dahi, maka semakin tinggi pula risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Apa hubungannya kerutan di dahi dengan risiko penyakit jantung?

penyakit jantung boleh puasa

Meskipun para ahli menemukan bahwa antara kerutan di dahi dengan peningkatan risiko penyakit jantung ternyata saling berkaitan, mereka belum dapat memastikan penyebabnya dan bagaimana kaitannya secara pasti. Para ahli menduga bahwa hal ini ada hubungannya dengan aterosklerosis.

Aterosklerosis adalah pengerasan arteri akibat penumpukan plak di pembuluh darah. Kondisi inilah yang menjadi pemicu utama serangan jantung dan masalah jantung lainnya.

Dibandingkan pembuluh darah di bagian tubuh lainnya, pembuluh darah di dahi cenderung lebih kecil sehingga lebih sensitif terhadap timbunan plak. Semakin dalam kerutan di dahi, maka kemungkinan semakin banyak pula timbunan plak pada pembuluh darah di dahi. Ini artinya, risiko aterosklerosis semakin besar dan mengarah kepada penyakit jantung.

Periksa kolesterol dan tekanan darah secara rutin

penyebab hipertensi

Hasil penelitian ini memberikan angin segar bagi masyarakat untuk mendeteksi risiko penyakit jantung dengan cara sederhana, yaitu dengan mengamati kerutan di dahi. Bila kerutan di dahi tampak semakin dalam dan banyak, maka Anda dapat melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin supaya tidak terkena penyakit jantung.

Namun, Anda tidak bisa semata-mata hanya mengandalkan penilaian secara fisik saja tanpa melakukan pengukuran secara langsung. Maka itu, Anda tetap dianjurkan untuk melakukan cek kolesterol dan cek tekanan darah secara rutin untuk memastikan kondisi kesehatan Anda.

Jika kadar kolesterol dan tekanan darah Anda cukup tinggi, maka ini menjadi sinyal bagi Anda yang mulai berisiko tinggi terkena penyakit jantung. Sudah saatnya bagi Anda untuk mengubah gaya hidup yang lebih sehat untuk menurunkan risikonya, yaitu dengan olahraga teratur serta menjalani pola makan yang sehat dan seimbang.

Ingat, semakin tua usia Anda, semakin besar pula risiko penyakit jantung yang mengintai. Yuk, ubah pola hidup jadi lebih sehat sedini mungkin.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Bau mulut atau halitosis adalah masalah yang sangat mengganggu dan memalukan. Cari tahu semua tentang penyebab dan cara menghilangkan bau mulut tak sedap.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 17/06/2020 . 5 menit baca

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15/06/2020 . 5 menit baca

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 menit baca

Mimpi Buruk Saat Demam Tinggi? Inilah Penyebabnya

Waktu kecil atau bahkan saat dewasa, Anda mungkin pernah mengalami mimpi buruk saat demam atau sakit. Pasti sangat mengganggu, kan? Nah, ini dia alasannya!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14/06/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

endokarditis adalah

Endokarditis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 1 menit baca
mual karena gugup

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 6 menit baca
mata plus pada anak

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 5 menit baca
frozen yogurt vs es krim sehat mana

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . 5 menit baca