5 Kebiasaan Sehari-hari yang Sepele Tapi Ternyata Menyebar Kuman

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26/03/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Meski sudah rajin cuci tangan dan mandi dua kali sehari, nyatanya Anda masih mungkin menyebarkan kuman penyakit dengan cara-cara yang sama sekali tidak terduga. Coba cek, berapa dari lima kebiasaan ini yang suka Anda lakukan — baik sadar atau tidak sadar?

Kuman penyakit mudah menyebar lewat kebiasaan…

Sebelum cari tahu apa saja hal-hal sepele yang bisa menyebarkan penyakit, ketahui dulu apa saja faktor risiko pendukungnya.

Pertama adalah tangan Anda. Ya! Walaupun kelihatannya bersih dan wangi, tangan Anda merupakan “lahan perumahan” yang ideal bagi bakteri. Setidaknya ada kurang lebih 5 ribu bakteri yang hidup di kedua tangan Anda setiap saat.

Yang kedua adalah benda-benda di sekitar Anda. Semua benda di sekitar Anda yang bahkan selalu tampak bersih sekali pun masih berkemungkinan jadi perantara penularan penyakit. Kuman, baik yang berbentuk bakteri, virus, maupun spora jamur pada dasarnya selalu beterbangan di udara dan dapat mendarat di permukaan benda mana saja.

Segala macam makhluk mikroskopik ini dapat bertahan hidup di permukaan benda mati hingga setidaknya 6 jam sampai 7 hari di suhu ruangan. Ketika Anda menyentuh permukaan suatu benda, secara otomatis mereka akan ikut berpindah ke tangan, dilansir dari Web MD.

Selanjutnya, tanpa sadar Anda malah menyentuh wajah, mengucek mata, mengelap bibir, dan melakukan hal lainnya yang berpotensi menyebarkan kuman ke bagian tubuh lainnya. Hiiy… terdengar mengerikan, ya?

Hayo… mana kebiasaan yang suka Anda lakukan?

1. Menggigit kuku atau ujung pulpen

menggigit kuku

Teman, rekan kerja, atau malah Anda sendiri yang gemar menggigit kuku ketika sedang stres? Bukan cuma kuku yang jadi target “camilan”, tapi juga ujung pensil atau pulpen.

Meski kelihatannya kuku atau pensil itu bersih, Anda tidak tahu betul ada berapa juta kuman yang tinggal sana. Orang yang selanjutnya meminjam pulpen Anda pun ikut kebagian jatah bakteri karena tidak tahu bahwa alat tulis itu bekas digigiti.

Selain itu, hobi menggigit kuku, pulpen, atau pensil, berpotensi menimbulkan luka yang berisiko meningkatkan risiko infeksi. Dengan kata lain, peluang Anda untuk terserang suatu penyakit pun menjadi lebih besar.

2. Membuka sesuatu pakai gigi

Sumber: Reader’s Digest

Banyak orang lebih memilih untuk membuka kemasan plastik atau botol pakai gigi daripada harus repot mencari gunting.

Padahal tidak hanya berisiko merusak gigi saja, tapi juga berpeluang menyebarkan kuman yang tadinya menempel pada benda tersebut jadi masuk ke mulut Anda.

Di waktu yang bersamaan, bakteri yang tinggal di dalam mulut Anda juga ikut berpindah ke kemasan sehingga masih dapat menyebar ke orang lain yang ikut memegang kemasan tersebut.

3. Bersin dan batuk tutup pakai telapak tangan

mengatasi bersin

Anda mungkin refleks menutup mulut pakai kedua telapak tangan ketika batuk atau bersin, daripada tidak ditutup sama sekali dan akhirnya dibilang jorok oleh orang sekitar.

Justru cara ini akan menjadi perantara penyebaran kuman yang cepat. Dengan menutup mulut pakai telapak tangan, tanpa sadar Anda telah memindahkan bakteri dari telapak tangan Anda ke orang lain ketika nanti bersentuhan atau bersalaman.

Kuman yang baru saja berpindah ke tangan Anda juga bakal berpindah lagi ke benda-benda yang Anda sentuh selanjutnya. Penyebaran kuman pun bisa lebih luas lagi.

Nah, sebaiknya mulai biasakan bawa tisu atau sapu tangan untuk menutup mulut. Jika kepepet, palingkan wajah ke dalam lipatan siku atau lengan dalam begitu merasa ingin batuk atau bersin. Kemudian setiap habis batuk atau bersin, selalu cuci tangan sampai bersih.

4. Membiarkan helai rambut kusut di sisir

penyebab rambut rontok terus

Habis menyisir, Anda pasti melihat beberapa helai rambut rontok kusut di sela-sela gigi sisir. Hayo… seberapa sering Anda membersihkan sisir itu? Sisir kotor adalah penyebab rambut rusak yang sering dipandang sebelah mata.

Sebenarnya tidak hanya rambut rontok saja yang bersarang di sisir favorit Anda. Sisa produk perawatan rambut, minyak kulit kepala, serta sel kulit mati, juga turut “bermigrasi” ke sana dan menjadi makanan bagi bakteri yang sebelumnya sudah ada di permukaan sisir.

Ketika setiap Anda menyisir lagi di lain waktu, semua hal tersebut akan kembali ke rambut dan merusak keindahan mahkota kepala Anda.

Idealnya, Anda perlu rajin bersihkan dan cuci sisir paling tidak sebulan sekali.

5. Meniup lilin ulang tahun

Sumber: Round D’Clock Backshoppe

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Food Research, menemukan fakta baru yang terbilang unik. Ketika Anda meniup lilin ulang tahun yang berdiri tegak di atas kue, maka jumlah bakteri yang terdapat di permukaan kue akan bertambah bahkan mencapai 1.400 persen!

Walaupun jarang ditemukan kasus penularan penyakit habis meniup lilin ulang tahun, tapi masih ada kemungkinan penyebaran kuman ketika kue tersebut dimakan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hati-hati, 4 Kebiasaan Ini yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Tahukah Anda ada beberapa kebiasaan yang ternyata buruk bagi ibu hamil? Ingin tahu apa saja? Simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/09/2019 . Waktu baca 4 menit

5 Cara Mudah Agar Anak Terhindar dari Kuman Penyakit

Anda tidak boleh menyepelekan kuman yang ada di sekitar Anda. Anak lebih rentan sakit karena kuman penyakit. Bagaimana mencegah anak sakit? Lakukan hal ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Parenting, Tips Parenting 23/04/2019 . Waktu baca 4 menit

Simak Baik-Baik, Ini 5 Langkah Ampuh Meningkatkan Motivasi Belajar Anak di Rumah

Orangtua sangat berperan untuk membantu meningaktkan motivasi belajar anak di sekolah. Cari tahu tips dan trik lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Parenting, Tips Parenting 06/02/2019 . Waktu baca 6 menit

Benarkah Bisa Ketularan Batuk Pilek dari Makan dan Minum Bareng-Bareng?

Katanya, orang yang sakit batuk pilek tidak boleh berbagi makanan dan minumannya karena takut orang lain ketularan. Kenapa begitu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Flu, Health Centers 15/01/2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab vagina bau

Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit
kebiasaan menyentuh wajah

Sulit Dihentikan, Ini 3 Tips Mengurangi Kebiasaan Menyentuh Wajah

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020 . Waktu baca 5 menit
main hp di toilet

Ini Bahayanya Bagi Kesehatan Jika Anda Sering Main Handphone Di Toilet

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Tempat-Tempat Umum yang Ternyata Penuh dengan Bakteri

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 29/10/2019 . Waktu baca 6 menit