Kenapa Kita Sebaiknya Harus Bisa Langsung Buang Angin Setelah Operasi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23/09/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Dokter maupun perawat biasanya akan mendorong setiap pasiennya agar langsung kentut setelah operasi. Meski malu, sangat penting bagi Anda mengikuti petunjuk ini untuk menghindari risiko komplikasi yang tidak diinginkan muncul setelah operasi.

Yang terjadi pada tubuh selama Anda dioperasi

kentut berlebih saat menstruasi

Dokter biasanya menganjurkan setiap pasiennya agar kentut setelah operasi, terutama setelah operasi besar yang mengharuskan pasien dibius total dengan anestesi umum.

Ketika Anda berada di bawah pengaruh bius total, sebagian besar fungsi tubuh Anda akan “dimatikan” untuk sementara sehingga Anda tidak dapat merasakan sensasi apa pun, tidak dapat bergerak, dan tidak akan menyadari apa saja yang tengah berlangsung selama prosedur.

Efek anestesi tersebut akan memperlambat gerak usus. Hal ini dapat meningkatkan peluang terjadinya penyumbatan usus, sebuah komplikasi pascaoperasi yang disebut post-operative ileus atau POI.

Ileus POI adalah risiko komplikasi pascaoperasi yang fatal

Penyumbatan usus (ileus) adalah risiko komplikasi pascaoperasi yang paling diwaspadai karena dapat berkembang menjadi situasi yang serius dan berpotensi mengancam jiwa.

Gerak peristaltik usus normal sangat diperlukan untuk memproses setiap makanan yang masuk dari mulut setelah Anda pulih dari operasi hingga akhirnya dibuang keluar lewat anus. Namun, orang-orang sering tidak menyadari bahwa gerak ususnya masih lambat setelah pulih dari operasi dan terus saja makan. Padahal dibanding organ tubuh lainnya, usus membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa benar-benar pulih dari efek bius anestesi setelah operasi.

Artinya, makanan akan dibiarkan terus menumpuk tanpa dicerna hingga akhirnya mengeras hingga menyebabkan penyumbatan usus. Tanpa perawatan, sumbatan tersebut lama-lama bisa melubangi atau merobek usus. Kondisi ini disebut sebagai perforasi usus. Adanya lubang akan menyebabkan isi usus, yang mengandung banyak bakteri, bocor ke area rongga tubuh Anda. Ini bisa berujung pada kematian organ dan infeksi yang mematikan.

Kentut setelah operasi tanda Anda terhindar dari risiko POI

Kemampuan untuk bisa kentut setelah operasi menjadi pertanda utama bagi tim dokter bahwa saluran pencernaan pasien sudah benar-benar pulih dan berfungsi baik, sehingga terhindar dari risiko komplikasi POI.

Dokter bahkan berhak untuk tidak membolehkan pasiennya langsung pulang ke rumah jika belum juga kentut setelah operasi rawat jalan. Itulah sebabnya kentut menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu dalam beberapa jam setelah operasi.

Tidak usah malu atau panik jika belum kentut setelah operasi

Kentut adalah tanda bahwa gas dalam perut sudah tidak terperangkap lagi karena fungsi sistem pencernaan Anda sudah kembali normal.

Maka, jangan pernah ragu atau bahkan malu jika ketahuan buang gas setelah operasi. Katakan secepatnya ke dokter jika Anda sudah berhasil kentut. Begitu juga sebaliknya. Segera laporkan ke dokter jika Anda tidak kunjung buang gas. Jika Anda belum berhasil kentut, biasanya dokter tidak memperbolehkan Anda untuk makan setelah operasi.

Untuk menahan lapar sekaligus merangsang buang angin, kemungkinan dokter akan menganjurkan Anda makan makanan cair seperti jus atau mengunyah permen karet 3 kali sehari selama 15-30 menit.

Sembari menunggu datangnya kentut, perhatikan juga kemungkinan munculnya tanda-tanda dan gejala POI seperti:

  • Mual, muntah.
  • Kembung
  • Perut terasa sangat nyeri.
  • Tidak juga kentut
  • Sulit BAB.

Jika ada, segera laporkan ke dokter Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Perut Terasa Ramping Setelah Kentut, Apa Karena Ada Kalori yang Ikut Terbakar?

Anda mungkin pernah merasa tubuh jadi lebih ramping setelah kentut. Karena itulah, banyak orang menduga bahwa tubuh membakar kalori saat kentut. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Fakta Unik 04/02/2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tips Hidup Sehat Usai Menjalani Operasi Kista Ovarium

Butuh beberapa waktu sampai tubuh dinyatakan pulih seutuhnya setelah operasi kista ovarium. Triknya, kenali kunci utama guna mempercepat proses penyembuhan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 01/02/2019 . Waktu baca 4 menit

5 Tips Mempercepat Pemulihan Setelah Operasi Lobektomi Paru

Efek samping pengobatan kanker paru lobektomi memang bikin lemas, nyeri dada, dan susah berbicara. Tenang, ikuti tips ini supaya Anda cepat pulih dan sembuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/12/2018 . Waktu baca 5 menit

Psst, Ternyata Ini Alasan Kenapa Suara Kentut Tiap Orang Berbeda-beda

Beberapa orang kentut tidak menimbulkan suara, tapi baunya minta ampun. Lainnya berbunyi keras, tapi tidak bau. Kenapa, ya, suara kentut bisa berbeda-beda?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Fakta Unik 12/12/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kalori saat kentut

Mencium Bau Kentut Ternyata Berpotensi Baik untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 03/05/2020 . Waktu baca 4 menit
menahan kentut

4 Manfaat Kentut Bagi Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 31/12/2019 . Waktu baca 4 menit
kentut terus saat olahraga

Kenapa Saya Terus Kentut Saat Olahraga?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 04/09/2019 . Waktu baca 4 menit
penggumpalan darah setelah operasi

Waspada Darah Menggumpal Setelah Operasi! Begini Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 12/06/2019 . Waktu baca 5 menit