Kenapa Stres Jadi Mengacaukan Jadwal Tidur Saya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 01/05/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Stres tidak cuma bikin pikiran kacau tak menentu dan sakit kepala. Jika belakangan ini Anda sulit tidur atau tidur tidak nyenyak tanpa alasan jelas, mungkin biang keladinya adalah stres yang dibiarkan terus menumpuk. Lho, memang apa hubungannya dampak stres dengan masalah tidur?

Dampak stres berat bisa bikin tidur tidak nyenyak

Tubuh mengartikan stres sebagai sebuah ancaman. Maka untuk mempertahankan diri, otak akan melepaskan hormon stres kortisol, adrenalin, dan norepinefrin dalam jumlah banyak ke dalam darah. Akibatnya, detak jantung meningkat serta pernapasan jadi lebih cepat dan pendek-pendek.

Hormon stres juga bisa menyebabkan ketegangan pada otot-otot tubuh, sehingga mengakibatkan Anda mengalami sakit kepala, nyeri punggung, serta nyeri di seluruh tubuh.

Pada akhirnya, stres yang terjadi dalam waktu lama dapat menyebabkan daya tahan tubuh menurun akibat kortisol yang menghambat respon peradangan untuk melawan zat asing. Itu sebabnya orang yang sedang stres akan lebih rentan untuk jatuh sakit dan lama sembuhnya.

Segala macam perasaan tertekan dan tidak tenang yang ditambah dengan berbagai dampak stres pada fisik Anda ini lama-lama bisa mengacaukan jadwal tidur Anda. Biasanya, stres membuat Anda:

  • Tidur lebih cepat atau lebih lambat dari biasanya.
  • Sulit untuk memulai tidur.
  • Tidur tidak nyenyak.
  • Sering terbangun tengah malam
  • Bangun lebih cepat atau lebih siang dari biasanya.
  • Terlalu lama tidur.

Ironisnya, jadwal tidur yang terganggu tanpa sadar membuat stres Anda makin meningkat. Pasalnya, bahan kimia otak yang memicu tidur nyenyak adalah sama dengan yang memberi tahu tubuh untuk menghentikan produksi hormon stres. Ketika Anda terus-terusan stres, maka produksi senyawa kimia ini akan terganggu. Akibatnya, Anda tidak tidur nyenyak terus-terusan selama masih stres. Stres yang makin meningkat akan membuat pola tidur Anda semakin berantakan, dan begitu seterusnya.

Solusinya, stres harus diatasi agar bisa tidur lebih nyenyak

Lama-lama, stres tidak hanya mengancam jadwal tidur Anda, tapi juga menggerogoti kesehatan tubuh secara keseluruhan. Maka untuk mengembalikan jadwal tidur Anda seperti sedia kala, Anda perlu mengatasi stres tersebut.

Cari tahu dulu apa penyebab Anda stres dan kemudian rancang solusinya. Kadang, pengusir stres terbaik adalah dengan curhat dengan orang terdekat. Apabila Anda stres karena dihantui proyek kantor, “hadiahkan” diri sendiri dengan cuti liburan selama beberapa hari setelah semua pekerjaan selesai. Mengalihkan pikiran dengan melakukan hal-hal yang Anda sukai, seperti mendengarkan musik, jalan-jalan, menggambar, berkebun, atau menonton film pun bisa menjadi peredam stres yang cukup ampuh.

Selain hal-hal di atas, olahraga di alam terbuka dapat membantu pikiran jadi lebih santai dan melemaskan otot-otot yang tegang akibat stres. Olahraga juga bisa memicu ngantuk, sehingga membantu Anda tidur lebih nyenyak. Usahakan untuk berolahraga minimal dua jam sebelum tidur agar tidak justru kecapekan dan malah sulit tidur.

Jangan biarkan dampak stres mengacaukan jadwal tidur Anda, demi kesehatan yang lebih baik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

Antidepresan bisa membantu penderita depresi agar pulih, tapi ada efek samping yang perlu diwaspadai. Pahami pro dan kontra antidepresan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Mimpi Buruk Saat Demam Tinggi? Inilah Penyebabnya

Waktu kecil atau bahkan saat dewasa, Anda mungkin pernah mengalami mimpi buruk saat demam atau sakit. Pasti sangat mengganggu, kan? Nah, ini dia alasannya!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Cara Membedakan Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

Setiap orang pernah mengalami stres. Tapi tidak semua orang mengalami depresi atau gangguan kecemasan. Lalu, apa bedanya stres dan depresi serta kecemasan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Psikologi 09/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Stres Berkepanjangan Ternyata Bisa Mengubah Bentuk dan Fungsi Otak

Stres adalah hal yang wajar. Namun, stres yang dibiarkan berlarut-larut bisa mengubah bentuk dan fungsi otak. Ini sederet cara mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 07/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pasien koma masih sadar atau tidak

Ini yang Terjadi Pada Tubuh dan Pikiran Saat Kita Sedang Koma

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
berimajinasi mengatasi stres

Berimajinasi Bantu Atasi Stres dan Gangguan Kecemasan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 5 menit
mual karena gugup

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . Waktu baca 6 menit
sumber stres dalam pernikahan

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit