Siapa yang Lebih Selektif Pilih Pasangan Kencan Online, Wanita Atau Pria?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24/03/2020
Bagikan sekarang

Selain kemudahan akses informasi, perkembangan teknologi juga memudahkan seseorang untuk mencari pasangan hidup. Ya, di zaman serba canggih ini, situs kencan online sudah banyak menjamur di dunia maya. Anda cukup geser dan klik saja, maka teman kencan yang sesuai dengan keinginan pun akan didapatkan. Namun, tahukah Anda jika wanita cenderung lebih selektif dalam mencari pasangan kencan online dibanding pria? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Wanita lebih selektif mencari pasangan kencan online

mengganggu kesehatan mental

Para peneliti dari Queensland University of Technology (QUT) meneliti lebih dari 41 ribu warga Australia pengguna situs kencan RSVP yang berusia mulai dari 18 hingga 80 tahun. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Phychological Science ini menemukan bahwa wanita yang berusia di bawah 40 tahun cenderung lebih selektif dalam memilih pasangan kencan dibandingkan pria dengan rentang usia yang sama.

Para peneliti memeriksa dengan saksama lebih dari 215 ribu relationship alias hubungan asmara yang terjalin antar pengguna situs kencan online. Dari studi tersebut diketahui adanya perbedaan yang nyata antara pria dan wanita dalam menentukan kriteria pasangan dari situs kencan.

Wanita yang berusia 18-30 tahun (yang disebut sebagai masa puncak kesuburan) cenderung memilih calon pasangan kencan berdasarkan latar belakang pendidikan. Di rentang usia itu, kebanyakan wanita mencari pasangan yang memiliki tingkat pendidikan yang setara atau lebih tinggi dari mereka. Wanita juga cenderung lebih terbuka tentang hal tersebut di segala usia.

Sementara kebanyakan pria di usia yang sama tidak menentukan banyak kriteria ketika memilih pasangan kencan dari situs online. Namun, prioritas pria dalam memilih pasangan kencan cenderung mengalami perubahan ketika mereka sudah menginjak usia 40 tahun ke atas. Pria justru jadi lebih selektif dalam memilih pasangan kencan dibandingkan lawan jenis mereka.

Kenapa bisa begitu, ya?

Ternyata ada alasan psikologis yang memengaruhi prioritas seseorang dalam mencari pasangan di situs kencan online.

Pada wanita, alasan psikologis yang mendasarinya dipengaruhi oleh cara mereka melihat kualitas pendidikan seseorang. Dengan kata lain, wanita menggunakan indikator pendidikan karena hal tersebut sering dikaitkan dengan status sosial dan kecerdasan. Keduanya merupakan kualitas yang paling sering dijadikan patokan dalam memilih pasangan hidup.

Sebaliknya, pria menjadi lebih selektif dibandingkan wanita pada saat usia 40 tahun karena standar kriteria mereka cenderung meningkat ketika sudah berada di puncak karier.

Jadi intinya kalau Anda adalah seorang pria berusia di bawah 40 tahun, besar kemungkinan wanita sebaya Anda akan menilai Anda dari status pendidikan Anda. Sedangkan bila Anda adalah seorang wanita yang mencari pasangan berusia 40 tahun ke atas, Anda mungkin akan sedikit kesulitan karena banyaknya “syarat” yang dituntut oleh pria dalam rentang usia tersebut.

Cari pasangan kencan di situs online tak semudah yang dibayangkan

online dating kencan cari jodoh pacar
Sumber: BBC

Mencari pasangan kencan di situs online itu sebenarnya gampang-gampang susah. Maksudnya begini, Anda secara teknis mungkin dengan mudah memilih orang baru yang akan dijadikan calon. Namun, susah untuk menjalin dan mempertahankan hubungan tersebut dengan “pasangan online” Anda.

Bahkan, sebuah penelitian menyebutkan bahwa mencari pasangan kencan di situs online adalah hal yang sia-sia dan tidak membantu Anda mendapatkan pasangan yang tepat sesuai dengan keinginan. Para ahli pun menyimpulkan bahwa layanan cari jodoh online sebenarnya kurang akurat dalam mencocok-cocokan penggunanya. Lagipula, para ahli juga meyakini bahwa yang bisa memprediksi dan menilai kecocokan Anda dengan seseorang itu, ya, hanya Anda sendiri. Bukan mesin pencari jodoh.

Pasalnya, kebanyakan situs dan aplikasi kencan biasanya mengira-ngira peluang kecocokan Anda dan pengguna (user) lainnya dengan rumus algoritme tertentu. Rumus ini dikembangkan dengan mencocokkan data profil yang Anda isi dengan data profil pengguna lainnya.

Maka, keputusan akhirnya ada di tangan Anda. Apakah Anda tertarik untuk mencari jodoh di internet atau mencoba situs kencan online hanya untuk mencari pengalaman dan kenalan baru? Apa pun pilihannya, Anda harus bijak dalam menilai seseorang dan menjalin relasi.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Online Dating Trends: Women Have Strong Preferences, Men Become Selective With Age - https://www.medicaldaily.com/online-dating-trends-women-have-strong-preferences-men-become-selective-age-425063 diakses pada 17 Juli 2018

Do Men and Women Know What They Want? Sex Differences in Online Daters’ Educational Preferences -http://journals.sagepub.com/doi/10.1177/0956797618771081 diakses pada 17 Juli 2018

Is Romantic Desire Predictable? Machine Learning Applied to Initial Romantic Attraction - http://journals.sagepub.com/doi/full/10.1177/0956797617714580 diakses pada 17 Juli 2018

Yang juga perlu Anda baca

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Bakwan―gorengan khas Indonesia ini memang enak dan gurih. Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan lebih sehat. Simak resep membuat bakwan sehat berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020
Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020