Awas, Bakteri Ada di Mana Saja, Termasuk Kartu Kredit Anda!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29/06/2019 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Berbagai macam kartu, mulai dari kartu kredit, kartu debet, hingga kartu uang elektronik untuk naik transportasi umum ternyata mengandung banyak bakteri. Kok, bisa ya? Bakteri apa saja sih yang ada pada kartu kredit, debit, dan kartu-kartu lain yang sering Anda pakai?

Seberapa kotor kartu kredit Anda?

Seperti yang dilansir dari Cleveland Clinic, penelitian mengungkapkan bahwa satu dari 12 kartu kredit atau debit mengandung bakteri. 

Penelitian yang melibatkan 272 orang di London ini memperlihatkan bahwa pada kartu kreditnya menempel bibit bakteri E.coli, staphylococcus, hingga enterococcus.

Bakteri-bakteri tersebut ditemukan 11% di tangan peserta, 8% kartu kredit, dan 6% lembar tagihan.

Ketiga bakteri tersebut diketahui berperan besar dalam berbagai penyakit, antara lain:

Selain pada kartu kredit, tentu saja tidak menutup kemungkinan bahwa ada banyak bakteri dan kuman menempel pada uang kertas dan koin Anda.

Hal ini dikarenakan ketika Anda memegang kartu atau uang tersebut, tangan yang telah menyentuh banyak tempat kemudian memindahkan kotoran, kuman, atak bakteri ke tempat lain yang baru Anda pegang.

Kondisi ini menciptakan lingkaran setan antara tangan dan kartu kredit Anda tidak pernah terputus. Itu sebabnya, setelah memegang uang ataupun beragam kartu Anda dianjurkan untuk mencuci tangan dengan hand sanitizer.

Lebih baik lagi, jika Anda membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun, bukan hanya hand sanitizer.

Kartu kredit vs. kartu debit, mana yang mengandung lebih banyak bakteri?

Berdasarkan data penelitian yang sama, fakta mengejutkan lainnya pun muncul mengenai bakteri pada kartu yang tersimpan di dalam dompet Anda.

Tidak hanya kartu kredit, kuman dan bakteri juga bisa muncul pada kartu debit Anda. Akan tetapi, jumlahnya tidak sebanyak pada kartu kredit. Baik pada kartu sisi depan maupun belakang.

Temuan lain yang cukup menarik adalah sisi depan kartu debit dan kredit ternyata lebih bersih dibandingkan sisi belakang.

Hal ini kemungkinan disebabkan oleh metode penggunaan kartu, yaitu antara gesek atau chip. Ketika menggesek kartu pada mesin, yang dibaca adalah bagian belakang kartu yang disinyalir memiliki lebih banyak bakteri.

Sementara, jika menggunakan chip (dengan memasukkannya ke mesin EDC), kemungkinan kartu akan lebih bersih. Itu sebabnya, bakteri lebih banyak ditemukan di sisi belakang kartu.

Tips mencegah sakit akibat kuman dari kartu kredit

cuci tangan setelah dari toilet

Menurut Dr. Tage dari Cleveland Clinic, mengurangi potensi berkembangnya bakteri dan kuman di tangan Anda melalui kartu kredit ada 3 cara, yaitu:

  • Menyeka atau membersihkan kartu kredit Anda dengan tisu basah/kering setelah penggunaan.
  • Cuci tangan sesering mungkin. Usahakan untuk melakukannya setelah memegang benda apa pun.
  • Selalu membawa hand-sanitizer beralkohol sebagai pengganti sabun.

Walaupun tidak dapat membasmi kuman seperti menggunakan sabun, hand-sanitizer sangat membantu karena mudah dibawa ke mana-mana.

Selain itu, upayakan untuk tidak menyentuh bagian wajah, seperti mata atau mulut. Hal tersebut juga menjadi salah satu jalan masuk bakteri menuju ke tubuh Anda.

Kartu kredit dan debet memang sama-sama mengandung bakteri, sama seperti kartu-kartu lainnya dalam dompet Anda. Itu sebabnya, sangat penting kewaspadaan terhadap kebersihan tangan dan tubuh diri sendiri.

Memulai kebiasaan mencuci tangan setelah memegang benda apa pun adalah langkah yang cukup cerdas untuk mengurangi peluang masuknya bakteri ke tubuh Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Agar Tidak Jadi Sarang Kuman, Harus Seberapa Sering Mencuci Handuk?

Handuk mandi bisa menjadi salah satu sumber bakteri penyebab penyakit. Oleh karena itu, Anda wajib mencuci handuk dengan rutin.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 05/02/2019 . 3 mins read

Hati-hati, Penyakit Bisa Menular dari Gorden Rumah Sakit!

Terlihat bersih, tetapi jangan main-main dengan gorden rumah sakit kalau tidak mau diserang bakteri. Apa betul? Ini kata penelitiannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Fakta Unik 01/12/2018 . 5 mins read

Mengenal Infeksi Bakteri Escherichia Coli, dari Gejala Hingga Pencegahannya

Kebanyakan jenis bakteri Escherichia coli (E. coli) tidak berbahaya. Namun, jenis tertentu dari bakteri ini dapat menyebabkan infeksi usus serius.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 06/11/2018 . 6 mins read

Bagaimana Bakteri Bisa Jadi Kebal Terhadap Antibiotik?

Antibiotik adalah obat untuk membunuh bakteri. Namun, beberapa bakteri ternayata kebal terhadap antibiotik. Kondisi ini dinamakan resistensi bakteri.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Fakta Unik 06/11/2018 . 3 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

main hp di toilet

Ini Bahayanya Bagi Kesehatan Jika Anda Sering Main Handphone Di Toilet

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19/11/2019 . 4 mins read
mesin cuci kotor

Awas, Mesin Cuci Kotor Bisa Menjadi Rumah Bagi 5 Bakteri Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2019 . 4 mins read

6 Jenis Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Mentah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2019 . 6 mins read
sumber bakteri

Kata Penelitian, Jok dan Interior Mobil Ternyata Bisa Jadi Sarang Kuman

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 23/03/2019 . 5 mins read