Hati-hati, Nyetir Saat Hangover Sama Bahayanya dengan Nyetir Saat Mabuk

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Butuh konsentrasi yang tinggi saat mengemudikan kendaraan. Maka itu, Anda memang wajib sadar sepenuhnya tanpa gangguan apapun ketika itu. Jangan mengemudi saat mabuk atau bahkan beberapa jam setelah mabuk alias hangover. Pasalnya, pascamabuk alkohol, kesadaran Anda belum pulih sepenuhnya.

Setelah mabuk, tubuh akan merasakan efeknya selama 20 jam ke depan

Peneliti menemukan fakta bahwa ketika kadar alkohol di dalam darah sudah kembali ke nol di pagi hari setelah pesta di malam hari, efek gangguan berkendara yang dihasilkannya tetap sama seperti mengemudi saat mabuk.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Joris Verster, psikofarmakolog dari Utrecht University, menyatakan bahwa hangover atau kondisi di pagi hari setelah mabuk terjadi ketika konsentrasi alkohol di dalam darah kembali ke nol.

Biasanya, hal ini ditandai dengan perasaan menyiksa seperti  sakit kepala, tidak enak badan, pusing, mengantuk, kebingungan, hingga rasa gelisah dan juga bersalah. Verster menyatakan kondisi ini bisa bertahan selama 20 jam setelah seseorang mengonsumsi alkohol.

Dalam penelitian ini, ada sekitar 24 orang pria dan 24 orang wanita yang dilibatkan dalam percobaan. Keduanya di tes mengemudi dua kali, yaitu saat kondisi normal dan di pagi hari setelah mabuk.

Hasilnya menunjukkan, besarnya gangguan mengemudi saat hangover sebanding dengan orang yang di dalam darahnya terdapat 50 mg alkohol per 100 ml. Dengan begitu, meski kadar alkohol di dalam darah nol tetapi nyatanya efeknya sama saja dengan orang yang sedang mabuk. Akibatnya kemampuan mengemudinya sangat buruk.

Oleh karena itu, peneliti menyimpulkan bahwa orang yang sedang hangover sebaiknya tidak mengemudi karena bahayanya sama dengan ketika mereka sedang mabuk.

Hangover memengaruhi kemampuan otak saat mengemudi

menyetir saat gula darah rendah

Penelitian lain yang dilakukan oleh Verster dan Chris Alford, seorang ahli di bidang psikologi terapan, menunjukkan bahwa hangover ternyata mampu memengaruhi keterampilan kognitif seseorang saat mengemudi.

Berbagai kesalahan mengemudi yang sering dilakukan saat hangover yaitu, reaksi yang lambat, fokus yang buruk, dan kesalahan dalam meningkatkan serta mengurangi kecepatan. Kondisi ini merupakan kombinasi dari efek alkohol terhadap otak, dehidrasi, kelelahan, dan kurang tidur.

Akibatnya, meski kadar alkohol di dalam darah sudah mencapai angka nol tetapi efeknya tetap bisa Anda rasakan, terlebih saat mengemudi.

Cara mengembalikan kondisi tubuh saat hangover

menyetir mobil saat haus

Menurut peneliti di Providence Veterans Affairs Medical Center di Rhode Island, Dr. Robert Swift, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi hangover, yaitu:

Banyak minum air putih

Alkohol membuat Anda sering buang air kecil, diare, berkeringat, bahkan muntah. Oleh karena itu, Anda biasanya akan mengalami dehidrasi. Agar tubuh kembali mendapatkan cairan yang dibutuhkannya dan membantu mengatasi mabuk, usahakan untuk minum air putih saat bangun tidur.

Makan sumber karbohidrat

Hangover membuat Anda merasa lelah dan sakit kepala. Hal ini diduga kuat karena otak bekerja tanpa mendapatkan bahan bakar utama yang mencukupi. Selain itu, orang yang banyak minum minuman beralkohol juga biasanya lupa untuk makan. Akibatnya, kadar gula darah di dalam tubuh menurun.

Untuk itu, mengonsumsi roti panggang dan jus buah di pagi hari bisa membantu menaikkan kadar gula darah dan energi agar Anda tak lagi merasa lemas.

Minum obat pereda nyeri

Obat pereda nyeri seperti aspirin, ibuprofen, dan obat golongan NSAID dapat membantu mengatasi sakit kepala serta sakit badan secara keseluruhan. Namun, jangan mengonsumsi obat pereda nyeri jenis acetaminophen (Tylenol) karena kombinasi obat ini dan alkohol dapat memberi efek racun pada hati.

Untuk itu, agar keselamatan tetap terjaga, mengemudi saat mabuk atau saat hangover sebaiknya perlu dihindari. Biarkan tubuh pulih dahulu sepenuhnya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di jalanan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca