5 Bahaya Makan Junk Food untuk Berbuka Puasa

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Banyak orang mengandalkan makanan cepat saji untuk berbuka puasa karena praktis. Sayangnya, sebagian besar makanan cepat saji sebenarnya merupakan junk food yang memiliki bahaya bagi kesehatan, apalagi jika untuk berbuka puasa.

Junk food adalah sebutan untuk makanan tinggi kalori, gula, dan lemak tanpa disertai nutrisi bermanfaat seperti vitamin, mineral, dan serat.

Alih-alih memberikan nutrisi bagi tubuh setelah seharian berpuasa, konsumsi junk food justru merugikan tubuh Anda.

Bahaya makan junk food saat buka puasa

setelah makan junk food

Mengonsumsi junk food untuk berbuka puasa dapat menimbulkan dampak sebagai berikut:

1. Menambah berat badan

Junk food merupakan makanan yang telah melewati banyak proses pengolahan sehingga nutrisinya hilang.

Makanan ini pun tidak mengandung cukup serat sehingga Anda tetap tidak merasa kenyang walaupun telah mengonsumsi porsi besar.

Restoran yang menjual junk food biasanya menggunakan lemak trans untuk mengolah sehingga memberikan rasa lezat pada makanan.

Rasa lezat pada yang bisa membuat Anda makan dalam jumlah banyak tanpa menyadarinya.

Kini bayangkan jika Anda sering mengonsumsi junk food untuk berbuka puasa. Kalorinya yang tinggi akan tertimbun dalam tubuh Anda, apalagi jika Anda tidak aktif berolahraga.

Akibatnya, Anda mengalami pertambahan berat badan setelah berpuasa.

2. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Prolaps Katup Mitral

Salah satu bahaya junk food ketika dijadikan andalan saat buka puasa adalah risiko penyakit jantung.

Selain lemak trans, junk food juga mengandung lemak jenuh. Kedua jenis lemak ini dapat meningkatkan kolesterol jahat yang disebut LDL (low-density lipoprotein).

Peningkatan kolesterol LDL akan memicu timbunan lemak pada pembuluh darah arteri. Di saat yang sama, lemak trans turut menurunkan kolesterol baik yang disebut HDL (high-density lipoprotein). Padahal, kolesterol baik ini dapat mencegah pembentukan plak pada pembuluh darah.

Plak kolesterol kemudian menghambat aliran darah kaya oksigen menuju jantung dan menyebabkan penyakit jantung koroner. 

3. Memperlambat laju metabolisme

bahaya obesitas

Junk food juga membawa bahaya jika sering dikonsumsi saat puasa buka puasa karena bisa memperlambat laju metabolisme.

Tubuh membutuhkan energi untuk mencerna, menyerap, dan melakukan metabolisme. Metabolisme adalah proses pemecahan nutrisi menjadi komponen lebih kecil yang dibutuhkan tubuh.

Dengan kata lain, tubuh Anda membakar kalori selama mencerna makanan.

Saat Anda makan junk food, energi yang dikeluarkan tubuh untuk melakukan metabolisme karbohidrat menjadi lebih sedikit, dibandingkan jika Anda makan makanan berigizi seimbang. Akibatnya, metabolisme tubuh Anda menjadi lebih lambat.

Padahal, puasa saja sudah membuat metabolisme Anda melambat. Dengan makan junk food, proses metabolisme dalam tubuh Anda tidak akan meningkat. Akibatnya, berat badan pun bisa bertambah.

4. Meningkatkan risiko resistensi insulin

Konsumsi junk food, ternyata berhubungan dengan meningkatnya risiko resistensi insulin. Insulin adalah hormon yang berfungsi menjaga kadar gula darah tetap normal.

Jika terjadi resistensi insulin, tubuh Anda tidak akan lagi merespons hormon ini. Akibatnya, gula darah menjadi tidak terkendali. Bahaya diabetes tipe 2 pun akan mengintai jika Anda makan junk food saat buka puasa.

5. Menyebabkan kecanduan

Junk food dapat menimbulkan bahaya berupa kecanduan. Menurut dr. Vijaya Surampudi, asisten dosen kedokteran di University of California, Los Angeles, junk food menyatakan bahwa penyebabnya berasal dari 4 bahan adiktif. Bahan tersebut adalah lemak, garam, gula, dan kafein.

Bahan adiktif pada junk food memicu pelepasan dopamin. Dopamin merupakan salah satu hormon yang memberikan rasa senang dan bahagia.

Sensasi tersebut membuat Anda semakin kesulitan untuk berhenti makan junk food. Malah, Anda mungkin semakin ingin mengonsumsinya dalam jumlah lebih banyak.

Melihat berbagai bahaya junk food, tentu Anda perlu berhati-hati jika memilih makanan yang satu ini untuk buka puasa.

Makanan yang diolah sendiri dari bahan-bahan segar bernutrisi adalah makanan terbaik untuk berbuka puasa. Jadi, ketimbang memilih junk food sebagai menu buka puasa, pilihlah makanan bernutrisi seimbang yang akan mengembalikan kebugaran tubuh Anda.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca