Selain pakai obat dari dokter, tidak sedikit orang dengan diabetes (selanjutnya disebut diabetesi) yang juga mencari pengobatan secara alami. Salah satu yang sering digunakan adalah daun insulin. Daun yang punya nama latin Costus igneus ini diyakini dapat menurunkan gula darah penderita diabetes. Apa benar begitu?

Bagaimana cara daun insulin menurunkan gula darah?

Mengonsumsi daun ini diyakini dapat menurunkan kadar glukosa darah. Pernyataan ini diperkuat oleh sebuah penelitian dari Kasturba Medical College yang secara spesifik meneliti manfaat daun insulin terhadap kadar gula darah diabetesi di India. Penelitian ini juga membandingkan efektivitas daun insulin dengan keampuhan obat diabetes Glibenclamide.

Peneliti mengamati manfaat tersebut setelah mengumpulkan dan mengeringkan daun insulin yang dibudidayakan di Mangalore, Karnataka, India, selama bulan September dan Oktober. Setelah dikeringkan, dedaunan ini ditumbuk halus sampai menjadi bubuk puyer, ditakar menjadi dosis-dosis kecil, dan kemudian dilarutkan dengan air.

Air larutan tersebut kemudian akan diberikan kepada tikus jantan. Dalam beberapa hari pertama penelitian, tikus-tikus ini sudah lebih dulu diberikan obat Glibenclamide. Beberapa hari selanjutnya barulah tikus-tikus lab tersebut diberikan air minum larutan daun insulin.

Selama penelitian ini, tikus lab juga diharuskan berpuasa agar kadar gula darahnya menurun. Hasilnya penurunan kadar gula darah 2 jam postprandial (GD2PP alias gula darah setelah makan) setelah minum air insulin tampak setara dengan penurunan GD2PP dengan pengobatan Glibenclamide. 

Penelitian lain, masih dari India, yang diterbitkan oleh International Journal of Ayurveda Research juga menemukan hal serupa. Peneliti melaporkan bahwa daun insulin mampu menurunkan kadar gula darah puasa (GDP) dan kadar GD2PP ke taraf normal pada tikus lab yang mengalami hiperglikemia setelah diinduksi dengan obat dexamethasone.

Meski begitu, belum jelas seperti apa atau bagaimana mekanisme daun ini bisa menurunkan gula darah.

Manfaat daun insulin lainnya untuk kesehatan tubuh

Manfaat daun insulin untuk diabetes sejauh ini belum sepenuhnya terbukti oleh penelitian medis. Namun sejumlah penelitian melaporan daun ini juga tampak berpotensi untuk:

1. Menurunkan tekanan darah tinggi

Menurut sebuah penelitian dari India, efek penurunan tekanan darah dari daun costus igneus berasal dari efek diuretiknya yang bekerja mirip dengan obat furosemide. Furosemide adalah obat diuretik yang salah satunya digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi.

Penelitian ini membandingkan efek daun insulin dosis 100 dan 200 mg per kilogram berat badan dengan furosemide per 4 mg/kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa costus igneus memiliki efek penurunan kadar kalium dan natrium yang sama banyaknya dengan efek obat furosemide.

Yang perlu dipahami, pengendapan natrium dan kalium yang terlalu banyak dalam darah memang terkait dengan peningkatan tekanan darah seiring waktu.

2. Mengandung antioksidan

Daun insulin dilaporkan mengandung dua senyawa antioksidan bernama quercetin dan diosgenin berguna untuk melawan efek radikal bebas pada organ hati, pankreas, dan ginjal tikus yang mengalami diabetes.

Sebuah penelitian lainnya menemukan bahwa aktivitas antioksidan daun ini tergolong sangat tinggi, berada di sekitar 89,5% dan 90 persen. 

3. Sifat antimikroba

Ekstrak metanol dari kandungan daun Costus igneus menunjukkan aktivitas antibakteri yang bekerja melawan perkembangan bakteri Bacillus megaterium, Micrococcus leuteus, Staphylococcusn aureus, Streptococcus lactis, Salmonella dan bakteri Pseudomonomon aeruginosa negatif.

Ekstrak etanol daun Costus igneus juga ditemukan menunjukkan aktivitas antibakteri dan antijamur terhadap bakteri E. coli dan Candida albicans.

Cara lain menurunkan gula darah

glukosa darah adalah gula darah adalah

Ingat: sama seperti jamu serta obat-obatan herbal lainnya, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter yang menangani Anda jika ingin mencoba menggunakan daun insulin untuk mengelola diabetes.

Tidak semua obat atau tanaman herbal akan memunculkan efek yang seragam pada setiap orang. Jamu dan obat-obatan herbal juga tidak memiliki standar dosis yang tepat. Salah dosis atau cara pemakaian mungkin malah dapat berisiko memperburuk diabetes Anda.

Rutin berobat ke dokter adalah satu-satunya cara yang terbukti aman untuk mengendalikan diabetes. Berikut adalah cara lainnya yang juga efektif untuk membantu menurunkan gula darah:

1. Suntik insulin

Diabetes disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi hormon insulin dalam jumlah cukup. Insulin adalah hormon alami yang berfungsi untuk memecah gula darah menjadi energi agar kadarnya tidak jadi berlebihan dalam tubuh.

Maka dari itu, beberapa diabetesi mungkin perlu bantuan tambahan hormon insulin sintetis dari suntikan untuk mengendalikan gula darahnya. Menyuntikkan insulin umumnya dilakukan di saat tertentu, seperti 15 atau 30 menit sebelum makan. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter Anda mengenai pemakaian suntik insulin yang lebih terperinci.

2. Minum air putih yang cukup

Minum air putih adalah kebiasaan baik yang perlu diterapkan para diabetesi. Selain untuk mencegah dehidrasi karena gejala diabetes akan membuat Anda sering haus, asupan cairan yang mencukupi dapat menetralisir kelebihan gula dalam darah untuk kemudian dibuang bersama urine.

Usahakan mencukupi kebutuhan air dengan minum 8 gelas per hari, tapi jumlah ini juga mungkin bervariasi untuk setiap orang. Pada dasarnya semakin intens dan sering Anda beraktivitas fisik, kebutuhan minum air harus lebih banyak lagi.

3. Olahraga

Olahraga adalah cara yang baik untuk mengendalikan kadar gula darah Anda. Selain itu, olahraga juga turut membantu jantung bekerja lebih efisien untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Anda bisa berolahraga minimal 15 menit dalam sehari. Namun, jangan lupa untuk sesekali istirahat dan cek gula darah di sela-sela sesi olahraga untuk mencegah gula darah merosot terlalu rendah saat beraktivitas.

3. Membatasi makan gula

Sudah jadi rahasia umum jika diabetesi harus mengurangi makan gula atau makanan yang berkalori kosong. Karbohidrat sederhana dari gula murni atau tepung dapat melonjakkan kadar gula darah setelah makan yang berbahaya bagi kondisi Anda.

Bila ingin menggunakan pemanis, coba alternatif pemanis yang lebih sehat dan aman untuk diabetes.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca