Panduan Lengkap Memilih Jenis Asuransi Terbaik untuk Wanita

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/04/2020
Bagikan sekarang

Siapa bilang kalau hanya pria saja yang butuh asuransi? Wanita juga perlu, lho! Justru, wanita lebih rentan terkena penyakit daripada pria. Itulah mengapa, wanita membutuhkan asuransi yang dapat memberikan perlindungan secara menyeluruh, terutama dalam hal kesehatan. Lantas, bagaimana cara memilih jenis asuransi terbaik untuk wanita? Simak penjelasannya berikut ini.

Yang harus diperhatikan saat memilih jenis asuransi terbaik untuk wanita

Banyak wanita yang menganggap bahwa mereka tidak memerlukan asuransi karena merasa sehat, muda, dan tidak mungkin terkena penyakit yang berbahaya. Padahal, kenyataannya semua orang bisa terkena penyakit, baik pria atau wanita, usia tua maupun muda.

Oleh karena itu, Anda sebagai wanita juga perlu memiliki asuransi yang bisa menjamin kesehatan dan kehidupan Anda secara menyeluruh. Namun, sebelum memilih perusahaan asuransi, Anda harus tahu dulu jenis asuransi apa saja yang terbaik dan bermanfaat untuk wanita.

Berbagai jenis asuransi yang harus ada dalam pilihan Anda adalah:

1. Asuransi kehamilan dan persalinan

mitos persalinan

Sudah menjadi kodratnya para wanita untuk merasakan kehamilan, melahirkan, dan memiliki anak. Anda tentu tahu kalau persalinan membutuhkan biaya yang cukup besar. Apalagi kalau harus melalui operasi caesar, biayanya tentu akan semakin banyak, bukan?

Sebagai solusinya, pastikan Anda memilih asuransi yang menawarkan asuransi kehamilan dan persalinan. Dua asuransi tersebut akan menjamin kesehatan ibu dan bayi, mulai dari awal kehamilan sampai waktu persalinan tiba.

Sekarang ini sudah banyak perusahaan asuransi yang menanggung biaya kehamilan dan persalinan. Salah satu contohnya adalah Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari BPJS Kesehatan.

Ya, BPJS Kesehatan memberikan fasilitas pemeriksaan kehamilan, persalinan, hingga perawatan setelah melahirkan (postnatal care). Beberapa asuransi swasta pun juga sudah menyediakan fasilitas serupa.

2. Asuransi kanker serviks

penyebab kanker serviks gejala kanker serviks ciri-ciri kanker serviks

Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan RI tahun 2013, penyakit kritis masih menjadi penyebab terbesar kematian di Indonesia. Contoh penyakit kritis atau kronis tersebut meliputi stroke, penyakit jantung, diabetes melitus, hingga kanker.

Dari sekian banyak jenis kanker, kanker serviks adalah salah satu penyakit kritis yang menjadi momok terbesar bagi para wanita, termasuk juga Anda. Maka itu, pastikan asuransi pilihan Anda memberikan perlindungan terhadap risiko kanker serviks.

Sekarang ini, risiko kanker serviks sudah masuk ke dalam cakupan perlindungan pada beberapa asuransi. Salah satunya, BPJS Kesehatan memberikan fasilitas berupa deteksi kanker serviks hingga pengobatan stadium lanjut.

Beberapa asuransi swasta juga menyediakan produk khusus bernama asuransi penyakit kritis untuk membantu melindungi Anda dari risiko penyakit ini. Maka itu, tanyakan pada perusahaan asuransi kesehatan Anda mengenai jaminan penyakit kritis ini.

3. Asuransi kanker payudara

mitos penyebab kanker payudara

Kanker payudara termasuk salah satu penyakit kritis yang menghantui para wanita. Bahkan, kanker payudara masih menjadi pembunuh wanita nomor satu di Indonesia.

Semua wanita tentu berisiko terkena penyakit ini. Apalagi kalau Anda terbiasa melakukan pola hidup yang tidak sehat, misalnya kurang makan sayur dan buah, kurang aktivitas fisik, kebiasaan merokok, atau konsumsi alkohol secara berlebihan.

Itulah sebabnya, Anda perlu melindungi diri dari risiko terkena kanker payudara dengan asuransi. Namun ingat, tidak semua asuransi menanggung biaya perawatan kanker payudara.

Beberapa perusahaan asuransi memberikan perlindungan maksimal terhadap risiko penyakit kritis ini, sementara sebagian lainnya tidak demikian. Maka itu, tanyakan kembali pada pihak asuransi Anda apakah mereka memberikan perlindungan pada penyakit kritis ini atau tidak.

4. Asuransi jiwa

tips cepat hamil

Musibah bisa datang kapan pun dan di mana pun, apalagi jika Anda wanita karier dan bekerja di lingkungan yang rentan terjadi kecelakaan kerja. Nah, disinilah pentingnya Anda memiliki asuransi jiwa.

Setiap perusahaan asuransi punya kebijakannya masing-masing mengenai asuransi jiwa. Ada asuransi yang memberikan perlindungan asuransi jiwa hingga wanita berusia 100 tahun, namun ada juga yang tidak demikian.

Asuransi jiwa nyatanya tak hanya bermanfaat untuk si pemegang polis alias Anda saja, lho. Seluruh keluarga Anda pun juga bisa merasakan manfaat jenis asuransi ini. Jadi, pastikan Anda paham betul mengenai hak dan kewajiban pada asuransi jiwa ini, ya.

Semua orang tentu tidak ingin jatuh sakit. Namun, tidak ada salahnya untuk melindungi diri dengan asuransi agar hidup Anda jauh lebih tenang, jika sewaktu-waktu Anda terkena penyakit atau musibah yang tak terduga.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Kementerian Kesehatan RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

AXA Mandiri Saya Wanita. https://www.axa-mandiri.co.id/wp-content/uploads/2017/03/Brosur-Saya-Wanita.pdf. Diakses pada 9 Agustus 2018.

AXA Financial Indonesia Tawarkan Solusi Bagi Perempuan Modern. https://axa.co.id/axa-financial-indonesia-tawarkan-solusi-bagi-perempuan-modern/. Diakses pada 9 Agustus 2018.

Pilihan Asuransi yang Wajib Dimiliki Wanita Modern. https://www.cermati.com/artikel/pilihan-asuransi-yang-wajib-dimiliki-wanita-modern. Diakses pada 9 Agustus 2018.

Perempuan Sebaiknya Punya Perlindungan Ini di Asuransi. https://www.liputan6.com/bisnis/read/2483809/perempuan-sebaiknya-punya-perlindungan-ini-di-asuransi. Diakses pada 9 Agustus 2018.

Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit Kritis. http://www.asuransi-jiwa.org/tag/wanita-single-perlu-asuransi-penyakit-kritis-allianz/. Diakses pada 9 Agustus 2018.

Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan. https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/dmdocuments/0455038740193d957326594ea0d87b5e.pdf. Diakses pada 9 Agustus 2018.

4 Layanan untuk Ibu Hamil yang Ditanggung BPJS Kesehatan. https://www.cermati.com/artikel/4-layanan-untuk-ibu-hamil-yang-ditanggung-bpjs-kesehatan. Diakses pada 9 Agustus 2018.

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Komplikasi dan Harapan Hidup Kanker Serviks

Meskipun ada peluang perkembangan kanker serviks bagi penderita, ternyata ada cara untuk mengelola agar kanker tidak berkembang menjadi komplikasi.

Ditulis oleh: Maria Amanda
dr. Bambang Dwipoyono, Sp.OG (K)

Bolehkah Tes IVA Saat Hamil untuk Mendeteksi Kanker Serviks?

Mungkin Anda ragu ketika hamil dan ingin melakukan tes untuk mendeteksi kanker serviks. Apakah tes IVA saat hamil boleh dilakukan? Simak ulasan berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Berbeda dengan Pengangkatan Jaringan, Pahami Lebih Jauh Seputar Biopsi Serviks

Biopsi serviks biasanya dilakukan untuk mengamati sel yang dicurigai. Prosedur ini tidak harus mengangkat seluruh benjolan. Bagaimana biopsi ini dilakukan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Memahami Prosedur Tes HPV DNA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Dari beberapa macam tes medis untuk mendeteksi kanker serviks, tes HPV DNA bisa menjadi salah satu pilihan Anda. Namun, bagaimana tes ini dilakukan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

7 Tips Merawat Pasien Kanker Payudara dalam Pengobatan

7 Tips Merawat Pasien Kanker Payudara dalam Pengobatan

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 18/04/2020
Seberapa Sering Wanita Perlu Melakukan Tes Mamografi?

Seberapa Sering Wanita Perlu Melakukan Tes Mamografi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 07/04/2020
Pewarna Rambut Permanen Ternyata Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Pewarna Rambut Permanen Ternyata Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020
Kapan Boleh Berhenti Periksa Mamografi?

Kapan Boleh Berhenti Periksa Mamografi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 28/03/2020