Nama Generik: Kopi

Manfaat

Apa manfaat kopi?

Kopi adalah minuman stimulan yang mengandung kafein. Kandungan tersebut dapat meningkatkan energi, kewaspadaan, suasana hati, serta fungsi otak. Berbagai penelitian menyebutkan bahwa kopi adalah minuman yang mampu mencegah beberapa penyakit seperti Parkinson, batu empedu, penyakit hati, dan diabetes tipe 2. Selain itu, kopi adalah minuman yang diketahui dapat memperbaiki fungsi kognitif dan menurunkan risiko depresi.

Penelitian lain menunjukkan bahwa kandungan kafein dalam kopi dapat meningkatkan proses metabolisme dan pembakaran lemak sebesar 10 persen pada orang yang mengalami obesitas dan 29 persen pada orang yang tidak obesitas.

Bagaimana cara kerjanya?

Setelah Anda minum kopi, kafein yang terkandung di dalamnya terserap ke dalam aliran darah menuju otak. Di otak, kafein menghambat neurotransmiter yang disebut adenosin. Adenosin merupakan sebuah senyawa dalam tubuh yang membuat Anda mengantuk. Nah, kafein menghambat kerja adenosin dalam tubuh sehingga membuat Anda terhindar dari rasa kantuk dan mendapatkan tambahan energi. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Dosis

Informasi yang disediakan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum menggunakan pengobatan ini.

Berapa dosis  yang biasa digunakan untuk kopi?

Menurut pusat riset dan kesehatan Mayo Clinic, 400 miligram (mg) kafein per hari relatif aman bagi kebanyakan orang dewasa sehat. Hal ini setara dengan 2-3 cangkir kopi per hari yang diseduh.

Meski begitu, dosis kopi mungkin berbeda untuk setiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Kopi tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Diskusikan dengan dokter untuk dosis yang cocok untuk Anda.

Dalam bentuk apa saja kopi tersedia?

Kopi dapat tersedia dalam bentuk:

  • Biji sangrai
  • Bubuk

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh kopi?

Efek samping paling umum jika mengonsumsi terlalu banyak kopi adalah:

  • Gelisah dan gemetar.
  • Sulit untuk tidur atau insomnia.
  • Menyebabkan sakit kepala atau pusing.
  • Jantung berdetak lebih cepat atau menyebabkan irama jantung yang tidak normal.
  • Sering buang air kecil.
  • Menyebabkan dehidrasi.
  • Sakit perut.
  • Tremor otot.

Kafein dalam kopi dapat membuat Anda ketergantungan sehingga Anda perlu mengonsumsinya lagi dan lagi. Jika Anda berhenti menggunakan kafein, Anda bisa mendapatkan gejala putus obat. Meski begitu, tak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin saja ada efek samping lain yang tidak dicantumkan di sini. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping tertentu, harap berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi kopi?

  • Tentukan berapa banyak kopi yang Anda konsumsi dan bagaimana efeknya pada pola suasana hati dan pola tidur Anda.
  • Simpanlah kopi di tempat yang sejuk dan kering, jauhkan dari panas dan kelembapan.
  • Gejala putus obat biasa terjadi setelah penggunaan kopi untuk periode yang panjang.

Regulasi yang mengatur penggunaan suplemen herbal tidak seketat peraturan obat-obatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya. Sebelum menggunakan, pastikan manfaat penggunaan suplemen herbal lebih besar dibandingkan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah kopi?

  • Minum 1-2 cangkir kopi per hari biasanya aman bagi ibu menyusui dan bagi bayi. Namun kafein dalam jumlah yang lebih besar dapat mengiritasi saluran pencernaan bayi jika ia meminumnya lewat ASI, dan juga menyebabkan masalah tidur dan cepat marah.
  • Kemungkinan tidak aman bagi anak-anak untuk minum kopi yang berkafein. Efek samping yang terkait dengan kafein biasanya lebih berat pada anak-anak daripada orang dewasa.
  • Kafein dalam kopi bisa membuat kecemasan.
  • Kopi juga mungkin membuat gangguan perdarahan lebih buruk.
  • Minum kopi tanpa filter (rebus) meningkatkan jumlah kolesterol dan lemak lainnya dalam darah, dan juga meningkatkan tingkat homosistein, yang semuanya terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
  • Konsumsi kafein dengan hati-hati jika Anda memiliki diabetes dan pantaulah gula darah Anda secara hati-hati.
  • Kafein dalam kopi, terutama ketika dikonsumsi dalam jumlah besar, dapat memperburuk diare dan gejala IBS.
  • Minum kopi berkafein meningkatkan tekanan di dalam mata.
  • Minum kopi berkafein dapat meningkatkan tekanan darah pada orang dengan tekanan darah tinggi. Namun, efek ini mungkin tidak akan terjadi pada orang yang sudah biasa minum kopi secara teratur.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi kopi?

Kopi mungkin dapat berinteraksi dengan pengobatan lain atau dengan kondisi kesehatan yang Anda miliki. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum penggunaan.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 6, 2018 | Terakhir Diedit: Maret 6, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan