Nama Generik: Catnip

Manfaat

Untuk apa catnip?

Catnip adalah tanaman herbal yang biasanya digunakan untuk menangani migrain, kegelisahan, insomnia, flu, nyeri perut, gangguan pencernaan, asma, dan influenza.

Fungsi lain dari ekstrak catnip adalah untuk menangani arthritis dan hemoroid, yang digunakan pada bagian luar tubuh (dioleskan). Catnip umumnya digunakan hanya untuk menangani kondisi ringan dan sering diberikan untuk balita dan anak-anak. Catnip juga digunakan sebagai ramuan untuk meningkatkan buang air kecil.

Meski belum terlalu banyak yang melaporkan tentang manfaat catnip, namun penelitian yang telah ada menyebutkan bahwa tanaman ini juga dapat membantu atasi:

Bagaimana cara kerjanya?

Belum ada penelitian yang cukup mengenai bagaimana suplemen herbal ini bekerja. Mohon diskusikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lanjutan. Namun, terdapat beberapa penelitian yang menunjukan bahwa salah satu kandungan kimia dari catnip mungkin bertanggung jawab sebagai sedatif dan efek menenangkan. Penelitian membuktikan bahwa catnip memiliki fungsi anti-pembengkakan dan antimikroba.

Dosis

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk catnip?

Dosis suplemen herbal ini berbeda-beda bagi setiap pasien, karena bergantung  pada umur, kesehatan, dan beberapa kondisi lainnya. Suplemen herbal tidak selalu aman digunakan. Konsultasikan dengan herbalis atau dokter untuk mendapatkan dosis yang tepat.

Dalam bentuk apa saja catnip tersedia?

Suplemen herbal ini mungkin tersedia dalam bentuk berikut:

  • Kapsul
  • Daun kering
  • Ramuan atau cairan
  • Teh
  • Larutan alkohol

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh catnip?

Beberapa efek samping yang dapat timbul ketika menggunakan suplemen catnip adalah:

Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin terdapat beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menggunakan catnip?

Wanita dengan kelainan pembengkakan pelvis (PID) atau periode menstruasi berat harus menghindari penggunaan catnip sebab penggunaannya dapat memicu menstruasi.

Salah satu efek lain yang harus diwaspadai ketika mengonsumsi suplemen catnip adalah rasa kantuk dan penurunan kerja fungsi sistem saraf pusat. Maka itu, ketika Anda memiliki jadwal operasi atau pembedahan yang menggunakan obat bius, Anda harus menghentikan penggunaan suplemen herbal ini.

Pasalnya, dikhawatirkan mengonsumsi catnip bersama obat-obatan tersebut dapat memperlambat kerja sistem saraf pusat secara berlebihan.

Catnip KEMUNGKINAN TIDAK AMAN ketika dikonsumsi sebagai rokok atau dimakan dalam dosis tinggi.

Regulasi yang mengatur penggunaan suplemen herbal tidak terlalu ketat dibandingkan dengan peraturan penggunaan obat. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan keamanannya. Sebelum menggunakan suplemen herbal, pastikan manfaatnya lebih banyak dibandingkan dengan risikonya. Konsultasilah dengan ahli herbal dan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah catnip?

Catnip tidak boleh dikonsumsi selama kehamilan dikarenakan bisa saja menimbulkan kontraksi rahim ringan. Penggunaan catnip kemungkinan tidak aman dimakan langsung bagi anak-anak. Terdapat laporan adanya anak kecil yang mengalami nyeri perut, iritasi, dan kelesuan setelah mengkonsumsi daun dan teh catnip.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi catnip?

Suplemen herbal ini mungkin bereaksi dengan pengobatan Anda atau kondisi medis saat ini. Konsultasikan dengan praktisi pengobatan herbal atau dokter sebelum mengonsumsinya.

Hal yang menimbulkan interaksi dalam penggunaan suplemen catnip adalah alkohol dan obat depresan. Penggunaan bersamaan obat tersebut dapat memengaruhi kerja saraf.

Selain itu, catnip juga dapat berefek seperti pil air atau diuretik, sehingga penggunaan catnip bersama obat diuretik akan menimbulkan efek samping.

Hello Health Group tidak melayani rekomendasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Februari 21, 2018 | Terakhir Diedit: Februari 21, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan