Bolehkah Minum Jamu Saat Puasa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Manfaat jamu seperti beras kencur, kunir asem, dan air manisan jahe untuk kesehatan cukup populer di Indonesia. Minuman tradisional ini biasanya bisa dinikmati kapan saja kita mau. Namun, bolehkah Anda minum jamu saat puasa? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Bolehkah minum jamu saat puasa?

Saat berpuasa, pilihan makanan dan minuman harus Anda perhatikan dengan baik.

Pasalnya, mengonsumsi makanan atau minuman tidak tepat bisa menyebabkan masalah pencernaan, mulai dari perut kembung, mulas, hingga diare. Apalagi pada orang yang sistem pencernaannya sensitif dan sering mengalami gejala maag kambuhan.

Nah, salah satu yang menjadi perhatian adalah jamu. Minuman yang diracik dengan bahan-bahan alami, seperti jahe, beras putih, kencur, atau kunyit. Berdasarkan situs Okezone, dr. Dian Permatasari, seorang dokter gizi klinis menyebutkan jamu adalah salah satu suplemen alami yang bisa Anda minum saat puasa.

Akan tetapi, waktu minum jamu saat berpuasa tidak boleh sembarangan. Minuman dari campuran rempah-rempah ini sebaiknya tidak diminum langsung setelah waktu berbuka tiba. Anda harus minum air putih terlebih dahulu, seperti yang disarankan British Nutrition Foundation.

Meskipun sama-sama berupa cairan, jamu dan air memiliki rasa yang berbeda. Jamu cenderung asam dan sedikit pedas, sementara air putih rasanya hambar.

Rasa asam dan pedas dari jamu mungkin saja membuat asam lambung beberapa orang malah naik. Oleh karena itu, lebih baik memberi jeda beberapa saat untuk minum jamu setelah waktu berbuka.

Manfaat minum jamu saat puasa

Minum jamu saat menjalankan ibadah berpuasa bisa menambah asupan cairan tubuh. Cairan ini nantinya bisa membantu sel, jaringan, dan organ di dalam tubuh untuk tetap bekerja secara optimal. Manfaatnya tidak hanya itu saja, mengingat jamu juga mengandung campuran rempah-rempah.

Lebih lengkapnya, manfaat yang bisa Anda dapatkan dari minum jamu saat puasa, meliputi:

1. Berpotensi meningkatkan sistem imun

Selama berpuasa, tubuh akan rentan kekurangan asupan cairan dan nutrisi. Hal ini bisa membuat seseorang jadi mudah sakit karena sistem imunnya menurun. Jika sudah sakit, Anda tentu tidak bisa berpuasa dengan nyaman.

Guna meningkatkan sistem imun selama berpuasa, Anda diwajibkan untuk mengonsumsi makanan bernutrisi. Anda mungkin juga bisa mendapatkan manfaat ini dari jamu. Pasalnya, jamu yang terbuat dari campuran kunyit dan temulawak mengandung senyawa aktif kurkumin.

Prof. Dr. Mangestuti Agil, MS., Apt., seorang pakar herbal dari Universitas Airlangga berpendapat bahwa kunyit, jahe, dan temulawak terbukti dapat meningkatkan sistem imun. Salah satunya karena terdapat senyawa antioksidan dan antiradang pada rempah-rempah tersebut sehingga melindungi tubuh lebih kuat dari infeksi virus dan bakteri.

Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa minum jamu saat puasa bisa menjaga Anda tetap sehat.

2. Menjaga kadar gula darah dan berat badan

Pada sebagian orang, puasa dapat menaikkan berat badan. Ini bisa terjadi jika pilihan makanan yang dikonsumsi mengandung tinggi lemak dan gula, seperti gorengan atau manisan. Tenang, Anda bisa mencegah kenaikan berat badan ini dengan rajin berolahraga.

Anda mungkin juga bisa mencegah kenaikan berat badan saat puasa dengan minum jamu. Kok bisa? Menurut studi berbasis hewan yang dilakukan oleh Universitas Tanjungpura, beras kencur memiliki aktivitas antidiabetes.

Aktivitas diketahui dapat mengontrol berat badan tetap stabil, menurunkan kadar gula darah yang tinggi, serta mengurangi kerusakan pada pankreas.

Jika ingin mendapatkan manfaat jamu saat puasa, tidak cuma memerhatikan waktu minumnya saja. Anda juga perlu menakar porsinya. Alih-alih menjaga kesehatan tubuh selama bulan Ramadan, minum kebanyakan jamu bisa mendatangkan masalah nantinya.

Semua manfaat tersebut bisa Anda dapatkan lebih maksimal jika diseimbangkan dengan gaya hidup yang sehat, seperti olahraga dan menjaga pola makan saat berpuasa.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Langsung Minum Jus Buah Saat Berbuka Puasa, Boleh atau Tidak?

Nikmat memang minum jus buah untuk meredakan dahaga saat berbuka puasa. Namun, amankah jika langsung minum jus buah saat berbuka?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hari Raya, Ramadan 18/05/2020 . 4 menit baca

4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

Bagi beberapa pria, air mani bisa bocor bahkan saat sedang tidak dirangsang. Ada beberapa cara mudah untuk mencegah air mani keluar saat puasa.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . 5 menit baca

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . 4 menit baca

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

persiapan puasa untuk lansia

3 Hal yang Harus Diperhatikan Lansia Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020 . 6 menit baca
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020 . 3 menit baca
bolehkah suntik kb saat puasa

Bolehkah Melakukan Suntik KB Saat Puasa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020 . 3 menit baca
penyakit jantung boleh puasa

Amankah Jika Penderita Penyakit Jantung Ikut Berpuasa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020 . 3 menit baca