Langkah Wajib untuk Mencegah Dehidrasi Selama Puasa

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Puasa mengharuskan Anda untuk tidak makan dan minum selama beberapa jam. Anda hanya diperbolehkan minum saat berbuka puasa dan sahur. Untuk itu, nutrisi yang tubuh Anda butuhkan sebisa mungkin harus Anda penuhi di dua waktu tersebut, termasuk kebutuhan tubuh akan cairan. Anda perlu untuk tetap minum 8 gelas saat puasa untuk membantu mempertahankan status hidrasi tubuh Anda. Kekurangan cairan saat puasa dapat menyebabkan Anda menjadi lemas dan lemah, bahkan mungkin tidak kuat untuk melanjutkan puasa.

Penuhi kebutuhan cairan dengan minum 8 gelas saat puasa

Saat tidak puasa, Anda bisa minum kapan saja Anda inginkan, saat Anda merasa haus. Namun, berbeda saat Anda sedang menjalani puasa. Anda hanya diperbolehkan untuk makan dan minum apa saja yang halal selama di antara waktu berbuka sampai sahur.

Waktu tersebut harus Anda pergunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh Anda, terutama kebutuhan cairan. Pemenuhan kebutuhan cairan selama waktu tersebut dapat mengurangi risiko Anda mengalami dehidrasi saat puasa.

Pastikan Anda minum 8 gelas saat puasa selama di antara waktu berbuka dan sahur, atau bisa lebih dari jumlah ini jika Anda merasa membutuhkannya lebih banyak. Anda bisa membaginya ke dalam pola dua gelas saat berbuka, empat gelas setelah salat tarawih atau sebelum Anda tidur, dan dua gelas lagi saat Anda sahur. Atau, Anda bisa membaginya ke dalam pola tiga gelas saat berbuka, dua gelas sebelum tidur, dan 3 gelas saat sahur.

Bagaimana cara Anda membagi jumlah gelas air yang Anda konsumsi saat puasa sebenarnya tergantung pada selera Anda masing-masing. Yang terpenting adalah pastikan Anda memenuhi setidaknya 8 gelas air per hari saat puasa.

Cairan yang Anda konsumsi bisa dari jus, sirup, atau minuman lainnya. Namun, air putih adalah pilihan yang terbaik bagi Anda. Sebaiknya juga Anda kurangi konsumsi minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, dan minuman bersoda. Minuman berkafein ini memiliki efek diuretik yang membuat tubuh bisa lebih banyak kehilangan cairan.

minum air putih

Bagaimana jika tubuh kekurangan cairan saat puasa?

Tidak dapat memenuhi kebutuhan cairan Anda saat puasa dapat mengakibatkan tubuh Anda mengalami dehidrasi. Minum kurang dari 8 gelas air per hari, diperburuk dengan kondisi cuaca yang sedang panas-panasnya dan banyak melakukan aktivitas berat dapat meningkatkan risiko Anda mengalami dehidrasi saat puasa.

Dehidrasi dapat terjadi jika air yang Anda minum lebih sedikit daripada air yang digunakan tubuh atau cairan yang hilang dari tubuh lebih banyak. Sehingga, tubuh tidak memiliki cukup cairan untuk menjalankan fungsi normalnya. Namun, umumnya dehidrasi jarang terjadi saat Anda puasa jika Anda cukup mengonsumsi cairan saat berbuka dan sahur.

Jika Anda mengalami dehidrasi saat puasa, maka tanda-tanda yang bisa Anda alami adalah:

  • Lebih jarang buang air kecil
  • Warna urin lebih gelap
  • Keringat yang dihasilkan tubuh sedikit
  • Pusing
  • Kebingungan
  • Merasa ingin pingsan
  • Palpitasi, merasa jantung berdebar lebih cepat

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Mei 28, 2017 | Terakhir Diedit: Februari 19, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca