Bolehkah Langsung Makan Pedas Saat Buka Puasa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Tak dipungkiri, sensasi pedas pada makanan dapat memperkaya cita rasa hidangan berbuka puasa. Namun, ada pula yang menghindari makan pedas saat buka puasa karena takut mengalami masalah pencernaan bila dikonsumsi saat perut kosong.

Lantas, amakah mengonsumsi makanan pedas saat berbuka puasa? Apakah ada dampak berbahaya yang perlu Anda waspadai?

Makan pedas saat buka puasa bisa berbahaya

cara alami mengatasi sakit perutMengonsumsi makanan pedas sesekali memang tidak menyebabkan penyakit pada lambung. Akan tetapi, berhati-hatilah dalam memilih makanan yang Anda konsumsi saat buka puasa karena perut Anda berada dalam keadaan kosong.

Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat terjadi akibat makan pedas saat buka puasa:

1. Menimbulkan mulas dan sakit perut

Rasa pedas pada cabai berasal dari bahan aktif yang disebut capsaicin. Paparan capsaicin dalam jumlah wajar sebenarnya tidak berbahaya bagi kesehatan.

Tetapi, rasa mulas bisa timbul jika Anda makan pedas secara berlebihan atau mengonsumsinya saat perut masih kosong ketika buka puasa.

Rasa mulas itu muncul karena capsaicin pada cabai mengiritasi dinding lambung. Jika Anda memiliki lambung yang sensitif, paparan capsaicin dalam jumlah kecil bahkan sudah bisa memicu sakit perut.

Kondisi ini tentu akan mengganggu kegiatan yang seharusnya Anda lakukan setelah berbuka puasa.

2. Diare

sakit diare bisa sebabkan kematian

Pernahkah Anda mengalami diare setelah mengonsumsi makanan pedas? Nah, penyebabnya tidak lain adalah capsaicin.

Selain mengiritasi dinding lambung, capsaicin juga dapat mempercepat proses penyerapan air dari ampas makanan di usus besar.

Akibatnya, usus besar tidak dapat menyerap air secara optimal. Tekstur feses pun menjadi cair sehingga mengakibatkan diare.

Itu sebabnya Anda tidak disarankan untuk langsung makan pedas saat buka puasa.

3. Memperparah gejala berbagai masalah pencernaan

Walaupun tidak secara langsung menyebabkan masalah pencernaan, makanan pedas bisa memperparah gejalanya.

Penderita tukak lambung, gastritis, serta penyakit asam lambung perlu ekstra hati-hati karena dinding saluran cerna mereka amat sensitif.

Kondisi ini bisa jadi berbahaya jika Anda keliru mengenali gejala masalah pencernaan sebagai efek wajar dari makan pedas saat buka puasa.

Jadi, bukannya segera mengobatinya, Anda justru mengabaikannya karena merasa itu hal yang normal setelah makan pedas. Padahal, gejala yang tidak ditangani dapat bertambah parah dan membahayakan kesehatan.

Jadi, bolehkah Anda makan pedas saat buka puasa?

Sebenarnya, Anda boleh saja makan pedas saat puka puasa. Namun, ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan.

Pertama, Anda boleh makan pedas jika tidak mempunyai masalah kesehatan tertentu yang mengharuskan Anda menghindari makanan pedas.

Kedua, jangan langsung mengonsumsi makanan pedas dalam keadaan perut kosong. Awali dengan minum segelas air putih untuk mengembalikan cairan tubuh, kemudian lanjutkan dengan memakan hidangan berbuka yang ringan dan menyehatkan.

Berikan kesempatan bagi lambung untuk mencerna makanan dengan normal setelah kosong selama setengah hari. Setelah itu, barulah Anda bisa mengonsumsi makanan pedas kesukaan Anda.

Meskipun Anda tidak memiliki masalah pencernaan, paparan capsaicin dalam jumlah banyak juga bisa mengiritasi lambung.

Jadi, batasi jumlah hidangan pedas yang Anda makan saat buka puasa. Jangan memakannya secara berlebihan.

Waspadalah terhadap keluhan yang timbul setelah Anda mengonsumsi makanan pedas. Rasa mulas setelah makan pedas memang wajar, tapi jika terlalu sering terjadi, efek tersebut bisa menandakan masalah pencernaan.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Mei 24, 2019 | Terakhir Diedit: Februari 19, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca