1. Definisi

Apa itu gigitan kutu?

Kutu adalah serangga coklat yang menempel pada kulit dan mengisap darah selama 3 sampai 6 hari. Gigitan biasanya tidak terasa rasa sakit dan tidak gatal. Oleh karena itu, Anda biasanya tidak akan menyadari kehadirannya. Kutu kayu (atau kutu anjing) ukurannya bisa mencapai V2 inci (seukuran biji semangka). Kutu rusa, yang mentransmisikan penyakit Lyme, berukuran sebesar kepala peniti. Setelah mengonsumsi darah, kedua kutu ini menjadi sangat besar dan mudah untuk dilihat.

Apa saja tanda dan gejalanya?

​Gigitan kutu biasanya tidak berbahaya dan mungkin tidak menimbulkan gejala.

Namun, jika Anda alergi terhadap gigitan kutu, Anda mungkin mengalami rasa sakit atau bengkak di tempat gigitan, ruam, sensasi terbakar, lecet, atau bahkan kesulitan bernapas.

Beberapa kutu membawa penyakit, yang dapat ditularkan ketika mereka menggigit. Penyakit yang berasal dari kutu dapat menyebabkan berbagai gejala, dan biasanya berkembang dalam beberapa minggu pertama setelah gigitan kutu. Gejala potensi penyakit yang berasal dari kutu meliputi:

  • Bintik merah atau ruam dekat lokasi gigitan
  • Leher kaku
  • Sakit kepala atau mual
  • Kelemahan
  • Nyeri otot atau sendi atau perasaan sakit
  • Demam atau kedinginan
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  1. Cara mengatasinya

Apa yang harus saya lakukan?

Cara termudah dan tercepat untuk mengatasi gigitan kutu kayu adalah dengan menariknya keluar. Gunakan pinset untuk mengangkat kutu sedekat mungkin dengan kulit (coba untuk dapat menjepit bagian kepalanya). Tarik sebisa mungkin sampai kutu melepaskan cengkramannya. Jangan memutar kutu atau menyentaknya tiba-tiba karena manuver tersebut dapat merusak bagian kepala atau mulut kutu.

Jangan menekan pinset untuk menghancurkan kutu, karena cairan dari hancuran kutu mungkin dapat menyebarkan penyakit. Jika Anda tidak memiliki pinset, tarik kutu keluar dengan menggunakan jari, atau gunakan jarum. Kutu rusa yang kecil harus dibeset dengan pisau tajam atau ujung sebuah kartu.

Jika badan kutu berhasil disingkirkan, tetapi kepalanya masih tertinggal di kulit, maka harus segera dibersihkan. Gunakan jarum steril (seperti akan membuat sayatan). Kemudian oleskan salep antibiotik pada area gigitan. Singkirkan kutu dengan mengembalikannya pada lingkungan alami atau siram di toilet. Anda tidak perlu menyimpan kutu untuk membantu proses identifikasi oleh dokter; dokter tidak akan memerlukannya.

Jika Anda tidak yakin itu adalah kutu anjing atau kutu rusa, ukur kutu tersebut namun tidak perlu disimpan. Jangan menghancurkan kutu dengan tangan, karena hal tersebut dapat meningkatkan risiko Anda untuk terkena penyakit. Bersihkan luka dan tangan Anda dengan sabun dan air setelah membasmi kutu.

Sebuah penelitian oleh Dr.G.R. Needham menunjukkan bahwa kutu yang menempel tidak akan lepas ketika diolesi dengan jeli minyak atau petroleum jelly, cat kuku, atau alkohol yang digunakan untuk menggosok. Mungkin kita pernah berpikir hal tersebut dapat menyumbat lubang pernapasan kutu dan dapat membasimnya. Namun, sayangnya, kutu hanya bernapas beberapa kali per jam. Pembakaran kutu dengan korek tidak akan berhasil membuatnya lepas dari kulit, hal tersebut hanya akan meningkatkan risiko sekresi zat infeksi kutu pada area luka.

Kapan saya harus ke dokter?

Segera hubungi dokter jika:

  • Anda tidak dapat melepas kutu dari kulit
  • Kepala kutu masih melekat
  • Demam atau ruam terjadi pada 2 minggu setelah gigitan
  • Anda merasa memiliki beberapa gejala yang tak biasa setelah digigit kutu
  1. Pencegahan

Kutu suka bersembunyi di bawah dan antara semak-semak. Mereka tidak jatuh dari pohon; mereka loncat ke atas dari permukaan tanah. Anak-anak dan orang dewasa yang hiking di daerah yang dipenuhi kutu harus mengenakan pakaian panjang dan menyelipkan ujung celana ke dalam kaus kaki. Gunakan pembasmi kutu pada sepatu dan kaus kaki (penggunaan produk permethrin pada pakaian lebih efektif dibandingkan produk DEET untuk melawan kutu).

Selama menjalani hiking, lakukan pemeriksaan kutu setiap 4 jam atau pembasmian kutu pada pakaian atau kulit. Segera setelah menjalani hiking atau pendakian gunung, atau paling tidak sekali sehari, lakukan pemeriksaan kulit telanjang. Mandi dengan cepat setelah mendaki gunung juga akan menghilangkan kutu yang tidak terlalu menempel kuat di tubuh. Karena gigitan biasanya tidak terasa sakit dan gatal, anak-anak tidak akan menyadari kehadirannya. Tempat yang paling disukai kutu untuk bersembunyi adalah rambut, maka periksa dengan hati-hati bagian kulit kepala, leher, ketiak, dan selangkangan.

Membasmi kutu segera mungkin dapat mencegah infeksi, karena penyebaran penyakit lyme membutuhkan waktu paling tidak selama 24 jam. Selain itu, kutu lebih mudah dibasmi ketika belum menempel dengan kuat. Untuk mencegah penyebaran penyakit lyme dari anjing Anda, mandikan anjing Anda dengan sabun antikutu selama musim semi dan musim panas. Lakukan pemeriksaan kutu jika anjing Anda ikut mendaki gunung. Cabut kutu jika ditemukan.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca