Persiapan Menghadapi Wabah COVID-19 di Rumah, Perlukah Menimbun Sembako?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/06/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Baca semua artikel berita seputar coronavirus (COVID-19) di sini.

Persiapan apa yang perlu dilakukan untuk menghadapi wabah COVID-19 di rumah? Apakah Anda perlu menimbun barang sebanyak mungkin dan berdiam di rumah? Ternyata imbauan dari lembaga kesehatan tidak demikian.

Persiapan yang perlu dilakukan menghadapi wabah COVID-19

Cemas saat membaca berita covid-19

Dilansir dari CDC, persiapan menghadapi wabah penyakit menular, seperti COVID-19 ternyata cukup penting. Akan tetapi, tidak perlu panik karena justru hanya akan memperburuk situasi. 

Persiapan ini dapat berlaku pada anggota keluarga, sekolah, dan tempat kerja. Hal ini dikarenakan wabah COVID-19 mungkin dapat bertahan lama. Semuanya tergantung pada tingkat keparahan penyakit dan bagaimana pemerintah menangani wabah ini, seperti memperlambat penyebaran penyakit. 

Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

68,079

Terkonfirmasi

31,585

Sembuh

3,359

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

Bagi yang bingung harus memulai dari mana ketika mempersiapkan diri, berikut ini ada beberapa langkah yang bisa diikuti untuk memudahkan Anda, seperti:

1. Membuat perencanaan rinci di rumah

cara bicara

Salah satu persiapan yang perlu dilakukan ketika wabah COVID-19 terjadi adalah membuat perencanaan rumah tangga yang rinci. Perencanaan ini bertujuan untuk melindungi Anda dan anggota keluarga lainnya dari risiko terinfeksi virus

Anda bisa mulai dengan mengumpulkan anggota keluarga, kerabat, dan teman untuk membahas apa yang perlu dilakukan ketika wabah penyakit terjadi di lingkungan. Dengan begitu, Anda mengetahui apa yang dibutuhkan oleh setiap orang. 

Setelah itu, membuat rencana bagaimana merawat orang yang berisiko terkena infeksi, seperti lansia atau orang yang memiliki penyakit kronis. Mereka lebih rentan terkena COVID-19 dan mengembangkan komplikasi yang serius. 

Apabila Anda atau anggota keluarga lainnya berisiko mengalami komplikasi, periksakan diri ke layanan kesehatan yang sudah diberitahu pemerintah. 

Kemudian, kenali tetangga Anda. Bicarakan dengan mereka persiapan yang perlu dilakukan dalam menghadapi wabah COVID-19. Dengan begitu, Anda dan mereka dapat mengetahui perencanaan apa yang kurang atau apa yang dapat mereka bantu ketika wabah ini terjadi. 

Jangan lupa untuk membuatdaftar kontak darurat dan pastikan setiap anggota keluarga memiliki nomor tersebut. 

2. Membiasakan rutinitas sehat di rumah dan tempat lainnya

cuci tangan untuk membunuh bakteri

Setelah selesai membuat perencanaan, persiapan selanjutnya dalam menghadapi wabah COVID-19 adalah membiasakan rutinitas sehat. Rutinitas sehat yang dimaksud adalah melakukan tindakan pencegahan infeksi virus sehari-hari mulai dari sekarang, seperti:

  • menghindari kontak dengan orang sakit
  • berada di rumah ketika sakit, kecuali benar-benar butuh ke rumah sakit
  • menutupi mulut ketika batuk dan bersin dengan tisu atau lengan
  • membersihkan rumah dan permukaan benda yang sering disentuh dengan air dan sabun
  • sering mencuci tangan selama 20 detik, terutama sebelum makan dan setelah dari toilet

seberapa sering harus membersihkan rumah

Selain itu, menyediakan kamar khusus yang digunakan untuk memisahkan anggota keluarga yang sakit dari mereka yang sehat pun perlu dilakukan. Bahkan, bila memungkinkan, menggunakan toilet yang terpisah pun bisa menjadi salah satu persiapan menghadapi wabah penyakit COVID-19.

virus corona di permukaan

Jangan lupa untuk membersihkan kamar-kamar tersebut secara rutin dan sesuai kebutuhan, terutama ketika anggota keluarga sakit. 

3. Mempersiapkan diri ketika layanan umum ditutup sementara

mengobati sakit kepala saat melihat komputer

Karantina kota yang dilakukan di Wuhan, Tiongkok, menyebabkan beberapa fasilitas umum ditutup untuk sementara waktu. Mulai dari sekolah, kantor, hingga pusat perbelanjaan tidak dapat diakses oleh masyarakat. 

Sebagai salah satu persiapan yang perlu dilakukan sebelum hal tersebut terjadi adalah mempelajari rencana operasi darurat yang dikeluarkan pemerintah. Sebagai contoh, ketika wabah COVID-19 menyebabkan puluhan ribu kasus di Tiongkok, pejabat kesehatan setempat menutup sekolah agar risiko penularan virus berkurang. 

Maka itu, memahami rencana melanjutkan pendidikan dan layanan sosial selama sekolah ditutup ternyata perlu agar Anda dan anggota keluarga lebih bersiap diri. 

Sementara itu, jangan lupa untuk melihat rencana darurat apa yang dipersiapkan kantor Anda ketika wabah COVID-19 terjadi. Cobalah untuk mulai mendiskusikan cuti sakit dan pilihan bekerja dari rumah saat harus merawat anggota keluarga yang sedang sakit. 

Persiapan ini ternyata perlu dilakukan agar Anda tidak panik ketika harus tidak datang ke kantor atau sekolah anak ditutup sementara waktu. 

4. Membantu anak melindungi dirinya sendiri

Anak laki-laki cuci tangan pakai sabun

Bagaimana dengan persiapan anak menghadapi COVID-19? Hal yang perlu dilakukan dalam persiapan menghadapi wabah penyakit ini adalah dengan membantu mereka. 

Dilansir dari UNICEF, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu anak menghadapi wabah penyakit yang melanda di sekitarnya. 

Kebanyakan anak mungkin akan mendengar tentang COVID-19 dan bergantung pada orangtua untuk memahami situasinya. Hal ini dikarenakan kehidupan normal mereka berubah dan terganggu akibat wabah tersebut, sehingga orangtua perlu bekerja sama dengan anak. 

orangtua bohong pada anak

Sebagai orangtua, Anda dapat membantu anak memahami wabah penyakit melalui permainan, dongeng, atau bermain peran. Misalnya, orangtua bisa menggambar atau membacakan cerita tentang pahlawan yang melawan virus di dalam tubuh mereka. 

Dengan begitu, Anda dapat memberikan informasi secara terbuka dan relevan dengan anak. Usahakan untuk tidak mengucapkan kata, “topik ini topik dewasa, anak tidak akan mengerti,”.

Maka itu, menjawab pertanyaan anak dengan jujur tentang situasi yang dihadapi dapat menjadi persiapan yang baik dalam menghadapi wabah COVID-19. Selain itu, jangan lupa untuk mengingatkan anak agar tidak berada di tempat ramai dan rentan terhadap penularan infeksi. 

5. Melaksanakan persiapan menghadapi wabah

air purifier coronavirus

Melakukan persiapan untuk menghadapi wabah COVID-19 adalah langkah yang baik. Namun, persiapan perlu dijalankan bukan ketika hal yang tidak diinginkan terjadi?

Pada saat wabah COVID-19 mulai merebak di sekitar Anda, jangan lupa untuk selalu mencari informasi seputar penyakit tersebut. Akan tetapi, mengingat tingkat berita hoaks di media sosial cukup tinggi, cobalah untuk mendapatkan informasi dari lembaga resmi kesehatan masyarakat. 

cemas covid-19

Apabila tubuh Anda terasa tidak fit, cobalah untuk tetap berada di rumah, terlebih lagi ketika terlihat gejala COVID-19

Selain itu, jangan lupa berkomunikasi dengan orang lain melalui telepon atau e-mail. Apabila Anda hidup sendiri dan terkena sakit ketika wabah berlangsung, carilah bantuan dari teman, keluarga, atau penyedia layanan kesehatan. 

penyakit keturunan keluarga

Jangan lupa untuk menjaga kesehatan emosional Anda dan anggota keluarga lainnya. Wabah penyakit ternyata dapat menimbulkan stres bagi orang dewasa dan anak. 

Dengan begitu, persiapan yang Anda lakukan tidak menjadi sia-sia untuk menghadapi wabah COVID-19. 

Pada dasarnya, kunci dari persiapan menghadapi wabah COVID-19 adalah jangan panik, tetap tenang, dan tingkatkan kewaspadaan. Apabila Anda atau anggota keluarga lainnya mengalami gejala penyakit yang mirip dengan SARS ini, segera periksakan ke layanan rumah sakit terdekat. 

5 Langkah Cerdas Menjelaskan COVID-19 dan Penyakit Pandemi pada Anak

Persiapan wabah COVID-19, perlukah stok persediaan makanan?

tips belanja sehat

Bagi kebanyakan orang mungkin salah satu persiapan dari menghadapi wabah COVID-19 adalah mengumpulkan persediaan makanan perlu dilakukan. Faktanya, itu tidak terlalu diperlukan. 

Kepanikan dan kekhawatiran menyebabkan masyarakat berbondong-bondong datang ke supermarket. Menurut laporan dari sejumlah media, pada saat kasus COVID-19 di Indonesia baru saja dikonfirmasi, banyak orang yang panik membeli persediaan makanan. 

Salah satu ahli dari Universitas Edinburgh, Mark Woolhouse, kepada News Scientist berpendapat bahwa membeli persediaan makanan tidak diperlukan selama COVID-19. Walaupun demikian, memang tidak ada salahnya untuk memastikan kebutuhan tetap terpenuhi setidaknya selama tiga hari. 

Namun, usahakan untuk tidak membeli jumlah makanan yang diperlukan lebih dari periode waktu selama dua minggu. Dengan begitu, Anda tidak membuang-buang makanan yang justru diperlukan oleh orang yang lebih membutuhkannya. 

Banyak hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan persiapan dalam menghadapi wabah COVID-19. Jangan lupa untuk tetap membekali diri dengan informasi terbaru seputar penyakit terkait dan menjaga kesehatan diri agar risiko penularannya rendah.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan di bawah ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mudah Kok! Ini Cara Membuat dan Mencuci Masker Kain Sendiri

Ketahui tips membuat masker kain secara mandiri. Karena bisa dipakai secara berulang, Anda perlu menerapkan cara mencuci masker kain dengan tepat.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Tips Sehat 26/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Virus Corona Menyebar di Permukaan Benda Rumah Sakit dalam 10 Jam

Penelitian terbaru menemukan bahwa DNA virus corona penyebab COVID-19 bisa menyebar di bangsal rumah sakit dalam waktu 10 jam.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 24/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Protokol Pelaksanaan Kurban di Masa Pandemi COVID-19

Pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada masa pandemi harus mengikuti protokol khusus untuk menghindari penularan COVID-19. Berikut rinciannya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 23/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Ahli Peringatkan COVID-19 Bisa Memicu Risiko Diabetes pada Orang Sehat

Selain dapat menimbulkan gejala yang cukup parah, ternyata baru-baru ini para ahli memperingatkan bahwa COVID-19 dapat memicu diabetes pada orang sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Oksigen covid-19 Krisis oksigen

WHO Ingatkan Krisis Oksigen Konsentrator, Apa Artinya Bagi COVID-19?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 09/07/2020 . Waktu baca 3 menit
pelacakan kontak covid-19

Pelacakan Kontak Dapat Menekan Angka Penyebaran Kasus COVID-19

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Olahraga di luar rumah pandemi

Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . Waktu baca 4 menit
Indonesia ventilator covid-19

5 Ventilator Buatan Anak Bangsa yang Jadi Solusi Penanganan COVID-19 di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . Waktu baca 6 menit