Kemunculan kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak menimbulkan kekhawatiran, apalagi setelah adanya laporan kematian dari kasus tersebut.


Ada juga informasi keliru yang beredar menyebutkan vaksin COVID-19 lah yang jadi penyebabnya.


Pemerintah melalui Kemenkes RI menegaskan bahwa informasi tersebut tidaklah benar.


“Sampai saat ini juga belum ada bukti yang menunjukkan adanya kaitan penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya dengan virus COVID-19, melainkan adanya kejadian yang koinsiden (bersamaan)”, ujar Prof. dr. Hanifah Oswari, Sp. A(K), dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi RSCM FK UI.


Hingga saat ini, pihak Kemenkes RI masih melakukan pengamatan melalui pemeriksaan partikel virus lengkap dan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui penyebab pasti dari penyakit hati ini.