Seperti yang Anda tahu, jerawat batu merupakan jenis jerawat yang paling menyebalkan bagi sebagian orang. Ya, meskipun kecil, namun sayang jerawat ini cukup sulit untuk dibasmi hanya dengan menggunakan obat jerawat. Bahkan jika Anda mengeluarkan secara paksa isi jerawat batu, dapat menimbulkan efek samping seperti ‘bopeng’ pada permukaan kulit wajah.

Apa itu jerawat batu?

Jerawat batu adalah jenis jerawat yang menyebabkan wajah menjadi kemerahan disertai benjolan lembut yang berisi nanah. Jerawat ini pada umumnya akan menyebabkan rasa sakit, gatal dan ngilu ketika Anda mengalaminya. Terjadinya jerawat jenis ini, biasanya disebabkan oleh minyak dan sel kulit mati yang berada di dalam rambut halus di wajah mengalami infeksi atau pecah.

Sayangnya, jerawat ini tidak hanya timbul di daerah sekitar wajah, tetapi juga dapat menyebar di dada, punggung, lengan atas, dan bahu. Jerawat batu juga biasanya timbul di usia remaja atau sekitar usia 20 tahun. Biasanya, orang yang berusia lebih muda atau lebih tua juga bisa mengalami jerawat batu.

Apa boleh memencet atau mengeluarkan dengan tangan?

Semua juga tahu, kalau rasanya memencet jerawat itu sakit. Tak terkecuali juga dengan jerawat batu. Dr. Amy Weschler, seorang dermatolog di Amerika Serikat, tidak menyarankan bagi siapapun untuk memencet dan mengeluarkan jerawat batu secara paksa. Syukur-syukur kalau isi jerawat bisa keluar, kalau tidak? Luka terbuka pada wajah ditambah isi jerawat yang belum keluar bisa menyebabkan masalah baru, yaitu infeksi. Kulit wajah juga dijamin akan memiliki bekas luka merah yang berakhir kehitaman, dan yang paling parahnya adalah bopeng atau terjadinya kondisi kulit cekung tidak merata.

Dr. Wechsler menyarankan, bila Anda ingin menghilangkan jerawat batu dengan tepat, segeralah konsultasi ke dokter. Selain lebih aman, dokterpun bisa melakukan tindakan penyembuhan yang lebih cepat dari pada hanya sekadar memencet dan mengeluarkan jerawat begitu saja. Untuk penanganan sementara, Anda bisa mengompres jerawat dengan kantong es guna membantu meringankan rasa sakit dan bengkak jerawat yang meradang.

Berapa lama jerawat batu hinggap di wajah?

Dari sekian banyak jenis jerawat di wajah, jerawat batu memiliki waktu bertahan yang cukup lama di wajah. Umumnya bisa bertahan selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Lalu, menurut Wechsler, bekas jerawat jenis batu ini bisa memicu kulit menghasilkan sel pigmen baru. Maksudnya, bekas jerawat Anda akan mengalami warna yang lebih gelap dan lebih lama hilangnya.

Disarankan untuk mengenakan tabir surya setiap hari akan membantu melindungi kulit Anda dari sinar UV yang berbahaya. Atau Anda bisa mencoba produk vitamin atau krim dengan kandunga vitamin C yang bisa membantu mengatasi perubahan warna akibat bekas luka jerawat.

Bagaimana cara menghindarinya?

Kebersihan dan konsumsi makanan sehari-hari menjadi salah satu pencegahan ampuh guna menghindari berbagai jenis jerawat. Tapi, biasanya jerawat akan muncul jika kulit wajah Anda sering terpapar kuman dan bakteri, seperti dari tangan, alas bedak, atau bahkan handuk habis mandi.

Dr. Weschsler mengatakan, kalau jerawat jenis batu bisa dihindari dengan eksfoliasi wajah secara rutin dengan produk yang mengandung asam glikolat, asam salisilat dan scrub. Jangan lupa juga untuk menghidrasi kulit, dengan menggunakan pelembab setiap hari.

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca